Ungkap Dugaan Penyimpangan Dana BOS, Dewan Guru SMAN 21 Kabupaten Tangerang Dapat Bantuan Hukum

  • Whatsapp
Ilustrasi dugaan penyimpangan dana BOS di Kabupaten Tangerang.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM — Dewan guru dan Komite SMAN 21 Kabupaten Tangerang mendapat bantuan hukum dari Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) untuk mengungkap dugaan kasus penyimpangan dana BOS Reguler yang diduga dilakukan oleh kepala sekolah dan bendaharanya.

Ketua Komite SMAN 21 Kabupaten Tangerang Andy Jueni mengatakan, saat ini forum guru maupun komite telah menyerahkan sepenuhnya tindak lanjut laporan dugaan penyimpangan dana BOS tersebut kepada kuasa hukum mereka.

Bacaan Lainnya

Kata dia, jasa pengacara itu mereka dapatkan secara gratis dari salah seorang anggota PERADI bernama Yunihar. “Alhamdulillah ada yang mau bantu karena kami juga buta hukum, jadi semuanya sudah kita serahkan pada kuasa hukum,” kata Andy kepada Redaksi24.com

Terkait tindaklanjut pelaporan dugaan penyimpangan dana BOS ini, Andy menceritakan, jika kemarin (Selasa, 2/6/2020) pihak Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Provinsi Banten sudah mendatangi SMAN 21 untuk menggelar audiensi dengan para guru dan kepala sekolah.

Namun, sambung dia, audiensi untuk mendengar penjelasan dari dua belah pihak yang berseteru itu urung dilakukan lantaran para guru tidak ada yang berkenan hadir.

“Rencananya hari Jumat ini semua guru termasuk kepala sekolah dan bendahara akan dikumpulkan kembali di KCD,” kata dia

Sementara itu, kuasa hukum forum guru SMAN 21 Kabupaten Tangerang, Yunihar saat dihubungi membenarkan jika saat ini dirinya menjadi kuasa hukum bagi forum guru SMAN 21 Kabupaten Tangerang atas pelaporan dugaan penyimpangan dana BOS Reguler.

Meski demikian, dirinya masih enggan menjelaskan langkah-langkah hukum yang akan ditempuh dalam mengungkap kasus dugaan penyimpangan dana BOS tersebut.

“Nanti secepatnya kita akan gelar press con saya akan buat rilisnya juga nanti,” tukasnya (Ricky/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.