UMK Tidak Naik, Ribuan Buruh Tangerang Mogok hingga Blokade Jalan 

oleh -
UMK Tidak Naik, Ribuan Buruh Tangerang Mogok hingga Blokade Jalan 

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Ribuan buruh yang tergabung dalam aliansi buruh Tangerang raya (Altar) melakukan mogok kerja di kawasan industri Cikupa Mas, Kabupaten Tangerang, Banten. Ribuan buruh itu memblokade jalan sehingga membuat jalanan macet parah.

“Sesuai dengan kesepakatan dari serikat pekerja menyatakan mogok kerja daerah dari tanggal 6 sampai 10 Desember,” Sukadi PUK SPSI PT Mutiara Hexagon kepada Redaksi24.com, Senin (6/12/2021).

BACA JUGA: Tuntut Kenaikan UMK, Buruh Kota Tangerang Tutup Jalan Daan Mogot dan Sweeping Pabrik

Sukadi mengatakan selain meminta kenaikan upah ribuan buruh itu juga meminta untuk merevisi Upah Minimum Kabupaten (UMK) dan Upah Minimum Provinsi (UMP) yang sudah ditentukan pada November lalu. “Kita tunjukkan aksi ini agar Pemerintah merevisi upah murah Kabupaten dan Provinsi yang sudah ditentukan bulan lalu dan kita mendesak kepada Pemerintah untuk mencabut UUD Omnibus Law yang sudah ditetapkan,” tegasnya.

BACA JUGA: Buruh Tolak SK Gubernur Banten Tentang UMK Tahun 2022

Ketua DPP Gerakan Serikat Buruh Indonesia (GASBI) Kota Tangerang Kokom Komalasari mengatakan, SK UMK Tahun 2022 dinilai sangat menyakiti hati buruh, pasalnya semua bahan kebutuhan pokok terus melonjak di tengah sulitnya bangkit di masa pandemi COVID-19 ini sedangkan upah buruh tidak mengalami kenaikan.

BACA JUGA: Ratusan Buruh Demo Minta Wali Kota Tangerang Rekomendasikan UMK Naik 13,5 Persen

“Investasi di wilayah Tangerang mengalami kenaikan sampai triliunan, jadi tidak ada alasan Wahidin Halim tidak menaikan upah buruh,” tuturnya

Menurut kokom seharusnya pemerintah pusat dan juga daerah dapat berfikir secara luas jangan seolah terkesan hanya berfikir dari kepentingan para pengusaha, para pemimpin itu harusnya ingat mereka dipilih oleh rakyat terutama kaum buruh.

“SK UMK gubernur berdasarkan PP Nomor 36 Tahun 2021 itu seharusnya dilihat dari unsur buruh untuk sejahtera, bukan malah merugikan buruh,” tandasnya. (Burhan/Deri/Hendra)

No More Posts Available.

No more pages to load.