Ulama Banten Minta Umat Beragama Tidak Terprovokasi Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makasar

oleh -
ulama banten, bom bunuh diri, umat beragama, MUI, FKUB, gereja katedral,
Ketua MUI Banten KH AM Romly

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Majelis Ulama Indonesia dan juga Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Banten meminta umat beragama di Provinsi Banten tetap tenang dalam menyikapi aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makasar Sulawesi Selatan.

“Menyerukan kepada umat beragama di Provinsi Banten agar tidak terprovokasi, namun harus terus waspada serta tetap memelihara kerukunan antar umat beragama,” kata Ketua Umum MUI Banten, KH AM Romly di Kota Serang, Senin (29/3/2021).

Ia mengatakan, berkenaan dengan peristiwa tindakan terorisme di gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, MUI Povinsi Banten dan juga FKUB Provinsi Banten, mengutuk tindakan terorisme yang dilakukan siapapun dan di manapun dalam wilayah negara Indonesia.

“MUI telah mengeluarkan fatwa hukum bom bunuh diri adalah haram dan umat Islam dilarang melakukannya,” kata Romly yang juga Ketua FKUB Provinsi Banten.

BACA JUGA: Polri: Pelaku Bom Makassar Pasangan Suami Istri Baru Menikah 6 Bulan

Ia mengatakan, tindakan terorisme dengan cara bom bunuh diri dengan tujuan untuk mencelakakan orang lain adalah perbuatan keji, dan bukan ajaran dari agama apapun.

Untuk itu, pihaknya menyerukan kepada umat beragama agar tetap tenang namun harus terus waspada seraya tetap memelihara kerukunan antar umat beragama di Indonesia yang berdasarkan Pancasila.

“Mendesak kepada pemerintah agar mengusut tuntas dan memberantas jaringan terorisme di Indonesia sehingga bangsa Indonesia terjamin keamanannya,” kata KH AM Romly.

Sebelumnya, sebuah ledakan terjadi di depan Gereja Katedral Makassar, Jalan Kartini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021). Ledakan yang diduga bom bunuh diri tersebut terjadi sekitar pukul 10.28 WITA.(ANT/DIFA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.