Tuntut Kenaikan UMK, Buruh Kota Tangerang Tutup Jalan Daan Mogot dan Sweeping Pabrik

oleh -
Tuntut kenaikan UMK buruh Kota Tangerang Demo.

KOTA TANGERANG, REDAKSI24.COM – Ratusan buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) melakukan demo dengan cara menutup Jalan Daan Mogot, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang Banten, Senin (6/12/2021). Selain itu, mereka juga melakukan sweeping ke perusahaan untuk mengajak buruh lainnya mogok kerja.

Pantauan Redaksi24.com sekira pukul 14.00 WIB, ratusan buruh berkumpul dengan membawa sejumlah bendera dari masing-masing organisasi mereka, serta membawa beberapa spanduk berbagai tulisan memprotes penetapan Upah Minimum Kota (UMK) Tangerang 2022 yang naik sebesar Rp23.000, dari Rp4.262.000 menjadi Rp4.285.000.

Salah satu buruh dari Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kota Tangerang, Khotib menjelaskan penutupan jalan tersebut dilakukan sebelum ratusan buruh bergerak untuk melakukan konvoi ke kawasan industri di Kota Tangerang.

“Sweeping perusahaan ke pabrik dan kawasan lainnya,” jelasnya.

BACA JUGA: Kota Tangerang Serahkan Rekomendasi Kenaikan UMK Versi Buruh Ke Pemprov Banten

Khotib mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk protes mereka terhadap penetapan upah yang tidak sesuai dengan harapan para buruh. Kata Khotib, apalagi UMK sekarang sangat berdampak terhadap perekonomian keluarga buruh.

“Sebenarnya perusahaan mengikuti buruh juga, mereka mau nggak mau harus ikut. Karena pendapatan terbesar mereka dari buruh,” ujarnya. 

Sementara itu Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kota Tangerang, Ismail mengaku mogok kerja yang dilakukan para buruh berdampak pada perusahaan di bawah naungannya. “Ya pasti jelas ada dampaknya, macet (produksi), pengiriman barang tertunda. Ada yang ganti hari (produksi) ada yang ikut partisipasi. Buruh untuk demo tidak bisa dilarang, konsekuensinya emang seperti itu,” katanya.

Ismail menambahkan selain dampak pada proses produksi, perusahaan juga mengalami kerugian yang cukup besar.  “Ya tapi kan yang jelas nggak tahu jumlah nominal pasti, tapi ya pasti ada dampaknya kalau itu secara total. Untuk keseluruhan kita kan belum tahu kerugiannya,” pungkasnya.

Demonstrasi para buruh juga tidak lepas dari pengawalan petugas kepolisian. Hingga berita ini disusun Senin (6/12/2021) sore demo masih berlanjut. (Candra/Aan).

No More Posts Available.

No more pages to load.