Tuai Polemik, DPRD Kota Tangerang Batalkan Pengadaan Seragam Dinas Senilai Rp1,2 Miliar

oleh -
Ketua DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo (pakai batik) didampingi Sekretaris Dewan, Agus Sugiono beri keterangan terkait pembatalan seragam dinas dewan.

KOTA TANGERANG, REDAKSI24.COM– Polemik pengadaan seragam baru anggota DPRD Kota Tangerang yang nilai totalnya mencapai Rp1,2 miliar akhirnya dibatalkan, setelah rapat internal yang terdiri dari unsur Pimpinan Dewan, Fraksi, Komisi dan Sekretaris Dewan (Sekwan) membahas masalah tersebut di gedung DPRD Kota Tangerang.

” Secara prinsip, karena situasinya yang kurang pas, akhirnya kami berpendapat dan sepakat tahun ini pengadaan baju seragam baru dibatalkan,” kata Ketua DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo seusai rapat internal  di Gedung DPRD Kota Tangerang, Banten, Selasa (10/8/2021).

Namun demikian, Gatot merasa bingung, karena pengadaan seragam baru itu dipergunjingkan dan ramai di khalayak setelah proses tender berjalan dan ada pemenang. ” Entah ada apa ini, saya bingung,” kata Gatot berulang kali.

Padahal, lanjut dia, pengadaan seragam baru itu berdasarkan Peraturan Pemerintah no 18 tahun 2017, tentang hak keuangan dan administratif pimpinan dan anggota DPRD memang dilakukan tiap tahun. 

BACA JUGA: DPRD Kota Tangerang Kawal Penyaluran Bansos di Wilayahnya

Dan itu lanjutnya, berlaku untuk semua dewan di berbagai daerah di tingkat nasional. Tapi kenapa hanya di Kota Tangerang saja yang dipermasalahkan. 

Hanya saja, tambah dia, jika dibanding pengadaan tahun lalu yang nilainya sekira Rp312,5 juta, memang naik menjadi Rp675 juta untuk bahan dan Rp600 juta untuk ongkos jahit. ” kenaikan anggaran itu terjadi karena volume pengadaan seragamnya bertambah dari 4 stel, kini menjadi 5 stel. Spesifikasi dan kualitasnya pun lebih bagus dan harga dipasaran pun juga naik,” kata dia.

Senada pula dengan Sekretaris Dewan, Agus Sugiono. Ia mengatakan seragam baru yang diperuntukkan bagi 50 anggota dewan tersebut nilainya meningkat karena spesifikasi dan kualitasnya memang bagus.

” Selain spesifikasi dan kualitas bagus, harga di pasaran pun juga naik,” tandas dia.

Disinggung bagaimana jika pihaknya digugat oleh pemenang lelang atas pembatalan pengadaan seragam baru tersebut, Agus Sugiono mengatakan, pihaknya akan melakukan  koordinasi agar hal itu tidak terjadi. ” Kami akan melakukan koordinasi dengan mereka,” singkatnya. (Aan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.