Truk Sampah Dari Tangsel Kedapatan Buang Sampah di Kota Tangerang Tanpa Izin

oleh -
truk sampah TPA Rawa Kucing
Truk pengangkut sampah yang berhasil diamankan DLH Kota Tangerang.

TANGERANG,REDAKSI24.COM—Puluhan truk sampah dari luar Kota Tangerang kedapatan membuang sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Rawa Kucing, tanpa izin. Dari 20 yang diidentifikasi pada Senin (27/1/2020) kemarin, oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, satu diantaranya diketahui berasal dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

“Truk bernopol B-9131-CQB yang diamankan petugas ketika hendak membuang sampah ke TPA Rawa Kucing berasal dari Kota Tangerang Selatan,” ujar Kepala DLH Kota Tangerang Dedi Suhada.

Dedi mengaku memang dari 20 truk yang telah diindefikasi melakukan pembuangan sampah tanpa izin tersebut, pihanya baru mengamankan satu truk saja. Pasalnya para sopir truk lainnya saat meahui rekannya diamankan, langsung memutar arah.

“Kami mendapat info bahwasanya mereka sudah putar arah begitu salah satu kawannya masuk. Namun kami telah mengidentifikasinya. satu diantaranya telah diamankan,” jelasnya.

BACA JUGA:

Pasca Banjir, Volume Sampah di Kota Tangerang bertambah 60 % Perhari

Dedi juga menjelaskan, Truk yang diamankan itu membawa sampah-sampah dari limbah perhotelan dan restoran. Modus truk asal luar daerah membuang sampah di Kota Tangerang ini lajut Dedi, masuk ke TPA Rawa Kucing melalui jalur atau pintu keluar.

“Kami menperkirakan praktik seperti ini telah berlangsung cukup lama. Untuk itu pihaknya akan lebih mengintensifkan pengawasan termasuk penindakan. Untuk sementara kita bua shock therapi dulu,” jelas Dedi.

Seperti diketahui, Kota Tangerang memiliki Peraturan Daerah (Perda) No 3/2009 tentang Pengelolaan Sampah. Dalam Pasal 19 disebutkan bahwa setiap orang dilarang mendatangkan sampah dari luar Kota Tangerang.

Sedangkan dalam Pasal 24 disebutkan bahwa setiap orang yang melakukan pelanggaran terhadap larangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19 diancam dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp50 juta . (Hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.