Transmisi Sebaran Berkurang, Banten Masuk Zona Kuning Covid-19

  • Whatsapp
banten zona kuning covid-19
Kasus covid-19 di Provinsi Banten kian berkurang.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Provinsi Banten menggenapkan jumlah wilayah yang masuk zona kuning kasus Covid-19 di Indonesia. Penurunan status itu salah satu indikatornya adalah transmisi sebaran virus corona yang terus menurunan selama dua minggu terakhir.

Juru Bicara (Jubir) Covid-19 Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti mengatakan, ada 15 indikator penilaian yang menjadikan Provinsi Banten masuk zona kuning penyebaran Covid-19, salah satunya penurunan jumlah kasus positif, penurunan jumlah kasus ODP dan PDP dan penurunan jumlah meninggal dari kasus positif.

Bacaan Lainnya

Selain itu, penurunan jumlah meninggal dari kasus ODP dan PDP, penurunan jumlah kasus positif yang dirawat di RS dan Penurunan jumlah kasus ODP dan PDP yang dirawat. “Angka pasien positif yang sembuh di Provinsi Banten juga di atas 75 persen,” kata Ati Rabu malam (8/7/2020).

BACA JUGA: Pemprov Banten Ralat Dana Penyehatan Bank Banten, dari Rp1,9 Triliun Jadi Rp1,5 Triliun

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten itu menambahkan, skor penilaian yang diperoleh Provinsi Banten selama dalam periode dua Minggu terakhir ini 2,7. Skor ini menjadikan Banten masuk kategori zona kuning.

“Namun meskipun demikian kami menghimbau masyarakat agar tetap disiplin dan tetap melakukan sosial distancing,” ujarnya.

Untuk diketahui, peningkatan grafik angka penyebaran Covid-19 pada Rabu kemarin terlihat landai, meskipun terjadi peningkatan 20 kasus di wilayah Tangerang Raya. Namun menurut Ati hal tersebut masih dalam angka kewajaran.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) mengapresiasi atas segala bentuk kerja keras seluruh stackholder terkait, baik yang terlibat langsung maupun tidak dalam proses pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 di Provinsi Banten.

“Sehingga sekarang Banten mengalami penurunan status menjadi zona kuning. Ini semua berkat kerja keras semua pihak,” katanya.

BACA JUGA: Tim Paskibraka HUT RI Banten Kemungkinan Disederhanakan

Akan tetapi, WH berpesan, agar kondisi ini jangan membuat semua lupa akan bahaya virus ini. Mengingat virus ini belum sepenuhnya hilang dari Banten. Untuk itu, dengan pola hidup baru, diharapkan penyebarannya dapat diputus.

“Roda perekonomian harus tetap berjalan, namun tentunya dengan menggunakan protokol kesehatan. Begitu juga dengan pola aktivitas sehari-hari. Kami ingin angka penularannya sampai nol,” tandasnya. (Luthfi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.