Tragedi Kebakaran Lapas Kelas I Tangerang Patut Dipertimbangkan Untuk Bangun Lapas Baru

oleh -
Mengkopolhukam, Mahfud MD-(ist).

KOTA TANGERANG, REDAKSI24.COM– Menkopolhukam, Mahfud MD akan melakukan pembahasan dengan instansi terkait untuk memanfaatkan tanah BLBI yang disita negara sebagai pembangunan lembaga pemasyarakatan (Lapas). 

Hal itu dilakukan, karena ia menilai sejak awal tahun 2000 lalu, kondisi Lapas di Indonesia sudah tidak manusia lantaran over Kapasitas.

” Saya sudah melihat lokasi yang terbakar dan korban yang mendapat perawatan di klinik Lapas ini,” kata Mahfud sembari  menyampaikan rasa belasungkawanya kepada keluarga 41 narapidana  yang tewas dalam tragedi tersebut, Rabu (8/8/2021)

Mahfud menilai, banyaknya korban tewas dalam kejadian itu, karena Lapas sudah over kapasitas. Kondisi seperti itu, tambah dia,  juga terjadi di lapas-lapas lainnya di Indonesia, sehingga satu kamar kecil yang harusnya dihuni beberapa orang, terdapat 20-30 narapidana.

BACA JUGA:  Kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang Akibatkan 41 Narapidana Tewas Terpanggang

Untuk itu, kata Mahfud, penambahan Lapas perlu dilakukan. “Sebenarnya kondisi tersebut sudah dibahas sejak saya jadi anggota DPR RI tahun 2004 lalu,” kata dia.

Namun rencana itu hingga tahun 2021 ini belum terealisasi lantaran tidak adanya anggaran. Mayoritas narapidana yang menghuni lapas-lapas itu, kata dia, adalah pengguna narkotika. ” Ini juga yang harus menjadi bahan pemikiran bersama, supaya para pengguna narkoba tidak harus dijebloskan ke dalam Lapas, tapi direhabilitasi,” kata dia.

Karena, para pengguna tersebut merupakan korban yang terjerat oleh jaringan barang terlarang itu, sehingga perlu dilakukan pembinaan. ” Banyak mereka yang ditangkap karena dijebak. Ini harusnya direhabilitasi, bukan dijebloskan ke dalam lapas,” kata dia.(Aan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.