Tradisi Doa Bersama di Rumah Adat Warga Kuanek Dilestarikan

oleh -
Tradisi NTT
Rumah adat NTT

NTT, REDAKSI24.COM- Doa bersama di rumah adat atau Sonaf sudah menjadi tradisi masyarakat Desa kuanek, kabupaten Timur Tengah Utara, Povinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ,

Masyarakat melaksanakan tradisi tersebut secara turun temurun, karena merasa yakin permohonan yang mereka inginkan terkabul.

Biasanya, sebelum melakukan doa yang dipimpin oleh kepala adat atau Usif, masyarakat kuanek diwajibkan mengumpulkan makanan dan hewan ternak seperti babi, kambing serta ayam untuk dipersembahan kepada leluhur.

Kemudian doa bersama yang dipimpin oleh kepala adat dilakukan, dengan harapan mendapat keselamatan, kesuksesan dan kemakmuaran di dunia, khususnya di Kampung Kuanek.

Menurut salah seorang warga kuanek, Primus saat ditemui Redaksi24.com akhir pekan lalu, doa bersama di rumah adat dengan membawa persembahan itu, sebagai bentuk bakti masyarakat kepada para leluhur. “Ini harus dilestarikan. Karena tradisi itu sudah dilaksanakan secara turun temurun dari nenek moyang kami,” kata Primus.

Lebih jauh Primus mengatakan, doa bersama selain ingin mendapatkan keselamatan, kesuksesan dan kemakmuran, juga merupakan ajang meningkatkan silaturahmi masyarakat setempat.

BACA JUGA:

Tari Kolosal Tradisional Bakal Semarakan Pesona Tanjung Lesung Pandeglang

Wayang Golek Tradisi Lokal Yang Mendunia

Dan persembahan berupa makanan serta hewan yang dipotong pada saat usai melaksanakan doa, dimasak untuk disantap bersama, sebagai Wujud dalam menjaga hubungan dengan alam dan leluhur masyarakat kuanek.

Kegembiraan dan kekompakan masyarakatpun terlihat di sana. Mereka duduk bersama sambil menikmati hidangan makanan yang sudah tersedia. (Markus/Aan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *