TPQ Sepatan Dibangun Untuk Membentuk Karakter Anak Sejak Dini

  • Whatsapp
Peletakan batu pertama pembangunan TPQ Alif Lam Mim, Sepatan.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM– Pentingnya keberadaan unit pendidikan non-formal jenis keagamaan dengan materi utamanya baca tulis Alqur’an, membuat warga perumahan Permata Icon, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Banten, sepakat untuk mendirikan Taman Pendidikan al-Qur’an yang diberi nama TPQ Alif Lam Mim, Minggu (22/9/2019).

Pembangunan TPQ itu, ditandai dengan peletakan batu pertama oleh anggota DPRD Provinsi Banten H. A. Zaini, di belakang komplek Masjid Baitul Muttaqin Perumahan Permata Icon. Dalam kesempatan tersebut, politisi Partai Golkar itu sangat mengapresiasi atas dibangunnya taman pendidikan keagamaan bagi anak.

Bacaan Lainnya

Karena kata dia, berdirinya TPQ Alif Lam Mim, dapat dijadikan sebagai salah satu tempat untuk membentuk karakter anak dalam hal perkembangan agama, baik bagi bangsa maupun bagi warga Perumahan Permata Icon sendiri.

“Anak-anak ini memang harus sedini mungkin diajarkan baca tulis al-Qur’an untuk pemahaman agama secara utuh,” terangnya kepada Redaksi24.com

Senada dengan Tokoh Ulama Tangerang Utara sekaligus Penasehat MUI Kabupaten Tangerang, KH Apip Hafifi. Ia mengaku bangga atas dimulainya pembangunan taman baca tulis al-Qur’an bagi anak tersebut. Karena, kata dia keberadaan TPQ itu dapat membentuk karakter anak.sejak dini. “Mudah-mudahan ini bisa menjadi pusat keadaban dan pusat peradaban agama bagi masyarakat di Perumahan Permata Icon,” tuturnya.

BACA JUGA:

Perjuangkan Pembangunan Infrastruktur

Tingkatkan Perekonomian Daerah, Warga Diminta Belanja di Pasar Tradisional

Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan TPQ, Aminudin mengatakan, TPQ Alif Lam Mim merupakan TPQ pertama yang dimiliki oleh warga Perumahan Permata Icon. Sementara ini, sambung dia, dalam pelaksanaan pembangunannya dibutuhkan anggaran sekitar Rp150 juta yang bersumber dari hasil swadaya warga perumahan Permata Icon.

“Harapanya anak-anak Permata Icon bisa sekolah di sini. Kita ngaji bareng, belajar agama bareng, agar generasi penerus mengerti tentang agama,” tukasnya (Ricky/Aan). 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.