Tongkang Karam, Laut Pandeglang Tercemar Batubara

oleh -
Kapal tongkang milik BG Nautika karam di perairan Rancacecet, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Banten.

REDAKSI24.COM – Sebanyak 7000 ton batu bara tumpah di perairan laut Rancapinang, Desa Rancecet, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Banten. Tumpahan batu bara tersebut berasal dari sebuah kapal tongkang yang karam di perairan itu.

“Kami khawatir laut tercemar batubara,” kata Ketua Keluarga Pemuda Rancapinang (PRC), Ahmad Kurtusi kepada wartawan Minggu (28/07/2019).

Dia mengatakan, pasca tumpahnya 7000 ton batu bara di perairan Rancapinang, Kecamatan Cimanggu, air laut menjadi kotor, karena tercemari batu bara. Akibatnya, aktivitas warga yang mayoritas nelayan dan pengerajin rumput laut menjadi terganggu

“Akibat tumpahnya batu bara yang dibawa kapal tongkang BG Nautika pada Minggu 14 Juli 2019 lalu,  air laut jadi kotor dan hitam,” ungkapnya.

Kata dia, tumpahan batu bara tersebut dapat berdampak buruk pada habitat laut. Karena itu, ia meminta pihak perusahaan bertanggungjawab atas tumpahnya batu bara tersebut.

“Kami minta pihak perusahaan segera menanganinya, pemerintahpun harus menegur pihak perusahaan agar secepatnya ditangani,” tandasnya.(Samsul/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *