Tolak Sampah Dari Tangsel Warga Mauk Datangi Kantor DLHK Kabupaten Tangerang

oleh -
Warga Audensi denga DLHK Kabupaten Tangerang.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM — Kelompok masyarakat Jati Raya yang merupakan perwakilan warga yang tinggal di dekat TPA Jatiwaringin mendatangi kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang pada Rabu (1/7/2020). 

Kedatangan kelompok masyarakat itu untuk menggelar audiensi terkait penolakan rencana pelimpahan sampah dari  Tangerang Selatan ke TPA Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang. 

Dalam audiensi yang didengar langsung oleh Kepala DLHK Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, para warga dengan tegas menyampaikan penolakan pelimpahan sampah dari Tangsel ke TPA Jatiwaringin. 

“Kami masyarakat yang tinggal di sekitar TPA Jatiwaringin dengan tegas menolak rencana pelimpahan sampah ini. Pengelolaan sampah kita aja masih keteteran apalagi ditambah sampah dari wilayah lain,” seru Surdin, salah seorang warga. 

BACA JUGA: Rencana Pengalihan Sampah TPA Cipeucang ke Jatiwaringin Harus Disiapkan Payung Hukumnya

Ia meminta pemerintah Kabupaten Tangerang bisa mendengar keluhan para warga yang merasakan langsung dampak pengelolaan sampah di TPA Jatiwaringin. “Intinya kami masyarakat Jatiwaringin menolak,” tegasnya 

Sementara, Kepala DLHK Kabupaten Tangerang Achmad Taufik saat dikonfirmasi menjelaskan, bahwa rencana pelimpahan sampah dari wilayah Tangsel itu tidak akan serta merta diterima begitu saja oleh Pemkab Tangerang.  

Kata dia, rencana pemindahan sampah itu akan dikaji dulu oleh pemerintah daerah. Kajian mulai dari revisi Perbup, kajian masyarakat, lalu lintas, dan harus juga mendapat persetujuan dari DPRD. 

“Tidak mudah perlu ada kajian dan belum tentu diterima. Prosesnya masih panjang tidak dalam waktu dekat ini sampahnya akan  dipindah,” kata Taufik kepada Redaksi24.com.

BACA JUGA: Rencana Pengalihan Sampah TPA Cipeucang ke Jatiwaringin Harus Disiapkan Payung Hukumnya

Ia juga mengatakan, rencana pelimpahan sampah ke TPA Jatiwaringin itu juga bersifat sementara. Mengingat saat ini TPA Cipeucang yang menjadi tempat pembuangan akhir sampah di wilayah Tangsel itu ambrol karena longsor beberapa waktu lalu. 

“Tapi saya tidak berwenang memutuskan tapi pa Bupati juga bilang akan dikaji dulu,” tuturnya 

Oleh karenanya, ia meminta masyarakat yang tinggal di sekitar TPA Jatiwaringin Mauk untuk tidak khawatir karena proses rencana pemindahan sampah-sampah rumah tangga itu prosesnya masih sangat panjang. 

“Kami juga perlu menyiapkan formula salah satunya itu tadi revisi perbup. Masih sangat lama dan jangan khawatir dulu,” tutupnya (Ricky/Aan)