Tokoh Agama Banten Diminta Aktif Cegah Radikalisme

oleh -
radikalisme, terorisme, kapolda banten, tokoh banten, tokoh agama, aktif, FKUB Banten,
Kapolda Banten, Irjen Pol Rudi Heriyanto.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Kapolda Banten Irjen Pol Dr Rudy Heriyanto berharap peran aktif dari seluruh masyarakat dan para tokoh agama di Banten dalam upaya membantu kepolisian dalam melakukan deteksi dini gerakan radikalisme.

“Dengan harapan dapat menemukan solusi yang tepat untuk mengantisipasi dan menanggulangi aksi terorisme,” kata Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto saat menjadi Keynote Speech Sosialisasi PBM Nomor 9 dan 8 tahun 2006 bagi penyuluhan agama yang diselenggarakan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Banten di Kota Serang, Rabu (7/4/2021).

Kapolda Banten mengatakan, saat ini kondisi bangsa tengah disusupi paham radikal, terorisme dan aksi intoleran yang mengancam stabilitas negara.

Paham ini tercermin pada sikap ekstrim yang menghendaki perubahan secara cepat dan mendasar dan fundamental melalui tindakan berupa teror ancaman kekerasan dan tindakan anarkisme terhadap negara.

“Berbicara mengenai radikalisme, terorisme dan aksi intoleran, memang tidak dapat dipungkiri masih ada sekelompok orang yang menganut faham ini dengan melakukan tindakan terorisme, namun demikian kita juga harus memahami latar belakang sejarah dan permasalahannya,” kata Rudy Heriyanto.

BACA JUGA: Ketua Dewan Komisi Fatwa MUI Provinsi Banten Sebut Vaksinasi di Bulan Ramadan Tak Batalkan Puasa 

Kapolda juga menjelaskan, seiring dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, paham-paham radikalisme, terorisme dan intoleran sudah masuk ranah dunia maya.

“Penyebaran ini berupa doktrinisasi melalui media sosial facebook, instagram, whatsapp groups dan penggunaan media mainstream lainnya yang merupakan tempat strategis yang menyasar generasi muda,” jelas Kapolda Banten.

Karena itu, Rudy berharap peran aktif dari seluruh masyarakat dan para tokoh agama akan sangat membantu tugas-tugas kepolisian, terutama dalam melakukan deteksi dini guna mewaspadai munculnya gerakan-gerakan paham ini yang dapat memicu terjadinya konflik sosial yang lebih luas.

Kapolda Banten mengatakan ada beberapa langkah dan tindakan yang perlu dilakukan bersama seperti kenali individu dan kelompok yang mengajak intoleransi, bentengi keluarga dan lingkungan dengan pemahaman agama yang baik, laporkan kepada pihak berwajib apabila menemukan ada yang terpapar paham radikalisme, terorisme dan intoleransi di lingkungan keluarga atau tempat tinggal.(ANT/DIFA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.