Tingkatkan Perekonomian Daerah, Warga Diminta Belanja di Pasar Tradisional

oleh -
Anggota DPRD Provinsi Banten Ahmad Jaini saat menggelar acara silaturahmi dengan warga Kabupaten Tangerang di rumahnya di Kawasan Industri Akong, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Minggu (8/9/2019).

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM—Anggota DPRD Provinsi Banten Ahmad Jaini mengajak warga untuk terus berbelaja di pasar  tradisonal dan produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal Banten. Menurut Jaini, dengan berbelanja di pasar tradisonal atau membeli produk UMKM lokal tentunya kita telah membantu perekonomian masyarakat  daerah, karena pasar tradisional memiliki potensi besar sebagai penggerak utama ekonomi masyarakat, terutama masyarakat menengah ke bawah.

“Selain pemiliknya merupakan warga lokal, rata-rata produk yang dijual merupakan produk lokal sehingga tentunya hal ini bisa meningkatkan kesejahteraan warga kita sendiri,” ujar Jaini saat menggelar acara silaturahmi dengan warga Kabupaten Tangerang di rumahnya di Kawasan Industri Akong, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Minggu (8/9/2019).

Selain itu menurut politisi dari partai Golkar ini, dengan berbelanja di pasar tradisional dan UMKM lokal tentunya bisa meningkatkan tali silaturahmi antar warga, Hal tersebut lanjut Jaini karena kita sebagai pembeli akan semakin lebih mengenal para pedagang yang juga rata-rata adalah tetangga kita sendiri.

“Jangan pas pinjem uang ke tetangga, pas giliran punya uang belanja di supermarket,” canda Jaini

Namun begitu menurut Jaini, agar pasar tradisional  bisa diminati maka pihaknya akan terus memperjuangkan peningkatan kualitas dan penataan pasar tradisional yang ada di Banten.

“Upaya untuk meningkatkan kualitas termasuk penataan pasar  harus terus kita lakukan, agar pasar-pasar tradisional ini semakin nyaman dan tak kalah saing dengan pasar modern,” jelas Jaini.

BACA JUGA :

Kabupaten Tangerang Dinilai Berhasil Entaskan Buta Huruf

Sanitasi Buruk Jadi Penyebab Stunting di Kabupaten Tangerang

Banyak Warga Kabupaten Tangerang Alami Gangguan Jiwa

Hal senada juga dilontarkan DPRD Kabupaten Tangerang M. Amud. Menurut Amud untuk mendorong peningkatan dan pentaan pasar tersebut, pihaknya berinisiatif akan meningkatkan koordinasi dengan pihak eksekutif untuk membenahi pasar-pasar tradisional khususnya yang ada di Kabupaten Tangerang.

“Memang perlu dialokasikan anggaran untuk penataan pasar, namun agar pembangunan bisa lebih optimal harus dibarengi dengan perencanaan maksimal sehingga pembangunan pasar bisa lebih optimal dan sesuai dengan keinginan,” jelas pria yang sebelumnya berprofesi sebagai jurnalis ini.

Menurut Amud, dari hasil pengamatannya, ke depan pasar-pasar tradisional tersebut  harus dilakukan penataan dengan dibuatkan cluster dengan memisahkan jenis barang-barang yang dijual.

“Misalnya saja pedagang sayur di kelompokkan dengan pedagang sayur, begitu juga pedagang buah, pedagang ikan, daging dan sejumlah pedagang lainnya bisa dikelompokkan sesuai dengan jenisnya, sehingga konsumen akan merasa lebih aman dan nyaman saat berbelanja di pasar tradisional,” pungkasnya. (Markus/Hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.