Timbulkan Kerugian Hingga Rp800 Juta, Dua Pendamping Sosial di Tigaraksa Jadi Tersangka

oleh -
Timbulkan Kerugian Hingga Rp800 Juta, Dua Pendamping Sosial di Tigaraksa Jadi Tersangka
Dua pendamping sosial PKH Kecamatan Tigaraksa TS dan DKA saat digiring petugas Kejari Kabupaten Tangerang.

KABUPATEN TANGERANG,REDAKSI24.COM–Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang menetapkan dua pendamping sosial Program Keluarga Harapan (PKH) Tigaraksa berinisial TS dan DKA, Kamis, (29/7/2021). Keduanya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi PKH yang ada di Kecamatan Tigaraksa pada tahun 2018-2019 lalu dimana TS sekitar Rp300 juta, sementara oleh DKA sebesar Rp500 juta. 

“TS dan DKA telah ditetapkan sebagai tersangka dengan total kerugian yang ditimbulkan sekitar Rp800 juta,” kata Kejari Kabupaten Tangerang Bahrudin, Kamis (29/7/2021).

Menurut Bahrudin, kedua tersangka yang merupakan pendamping di Desa Sodong, Tapos, dan Pasir Nangka, Kecamatan Tigaraksa akan dilakukan penahanan oleh penyidik Kejari Kabupaten Tangerang.

BACA JUGA: 4000 Warga Tigaraksa Diperiksa Kejari Kabupaten Tangerang Terkait Dugaan Penyimpangan PKH

“Akan dilakukan penahanan oleh penyidik Kejari Kabupaten Tangerang. Sebelum dilakukan penetapan tersangka kejari melakukan pemeriksaan terhadap 4.000 orang saksi pada September 2020 lalu,” jelas pria yang sebelumnya menjabat sebagai mantan Asisten Pengawasan Kejati Sumatera Barat ini.

BACA JUGA: Kejari Kabupaten Tangerang Mulai Selidiki Penyusutan Luas Situ Kelapa Dua

Menurut Bahrudin, modus yang dilakukan kedua pelaku dengan memotong dan mencairkan ATM penerima manfaat PKH di BRILink pada tahun 2018 dan 2019.

BACA JUGA: Sekda Kabupaten Tangerang  Dorong Pihak Pendidikan Inovasi dan inisiatif Untuk Pelaksanaan Vaksinasi Bagi Anak Didiknya

Dari keterangan saksi-saksi dan alat bukti yang dikumpulkan, DKA dan TS terindikasi kuat memotong bantuan yang diperuntukkan bagi warga tidak mampu.

“Untuk sementara kami tahan dua orang dahulu, kami akan proses karena ini jelas merugikan rakyat miskin, dan merupakan efek jera bagi pendamping PKH yang lainnya,” pungkasnya.(Hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.