Tim Medis Puskesmas Parungsari Datangi Rumah Warga ODP di Wanasalam, Lebak.

  • Whatsapp
ODP Covid-19 di Wanasalam Lebak
Tim medis datangi ODP Covid-19.

LEBAK, REDAKSI24.COM – Dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) , tim medis Puskesmas Parungsari, Kecamatan Wanasalam, Lebak, Banten, melakukan pemeriksaan terhadap seorang pemuda berinisial L (21) yang masuk status Orang Dalam Pengawasan (ODP) virus corona (Covid-19).

Kepala Puskesmas Parungsari, Halimatus Sadiah mengatakan, pemeriksaan kesehatan tersebut dilakukan dengan cara jemput bola. Namun, sebelum itu katanya, pihaknya melakukan musyawarah terlebih dahulu dengan tim medis Puskesmas Parungsari dan pihak Kecamatan.

Bacaan Lainnya

“Kita telah musyawarah dengan Kecamatan untuk melakukan langkah antisipasi penyebaran Virus Corona, salah satunya dengan cara melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap ODP di trmpat tinggalnya,” kata Sadiah kepada Redaksi24.com, Kamis (26/3/2020).

Ia menjelaskan, L sendiri merupakan ODP yang saat ini dalam pemantauannya. Sebab, selama ini L terus mengeluh demam, batuk, dan diare pasca pulang dari Jakarta pada tanggal 22 Maret 2020 lalu.

“Ia sebelumnya telah memeriksa kesehatannya di RSUD Malimping, dan langsung pulang. Namun, hingga kini kondisi L masih belum membaik,” jelasnya.

Update PDP ODP Covid-19 lebak

Halimatus mengungkapkan, dalam pemeriksaan tersebut pihaknya tidak menemukan gejala-gejala yang mengarah pada Virus Corona. Namun, pihaknya akan terus melakukan pemantauan selama 3 hari kedepan, jika dalam 3 hari tersebut kondisi L terus memburuk pihaknya akan langsung merujuk L ke RSUD Banten, yang merupakan rumah sakit rujukan penanganan virus Covid-19.

“Dari pemeriksaan sementara kami, kesimpulan awal pasien mengalami Typus Abdominalis. Tidak ada sesak nafas yang signifikan, nafas normal, dia lemas karena semalam ada diare, tapi tadi sudah tidak ada,” ungkapnya.

BACA JUGA:

Wabah Corona Semakin Meluas, Bupati Lebak Minta Dinkes cegah Penyebarannya

Dinkes Minta Puskesmas di Lebak Tingkatkan Kewaspadaan Virus Corona

Sementara itu, Wakil Ketua Fraksi PPP Musa Weliansyah mengapresiasi upaya jemput bola yang dilakukan Puskesmas Parungsari. Walaupun mereka memiliki keterbatasan APD yang minim.

“Pemkab Lebak sudah kita dorong mengalokasikan anggaran untuk penanganan Covid-19 Rp5 miliar. Anggaran tersebut diharapkan dikelola secara transparan dan dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan APD tim medis di puskesmas-puskesmas,” pungkasnya.(Yusuf/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.