Tiga Proyek Jalan Batal, Pandeglang Minim Pembangunan Fisik

  • Whatsapp
jalan rusak pandeglang
Salah satu jalan rusak di Pandeglang yang batal diperbaiki tahun ini.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Sejumlah proyek pembangunan fisik, terutama infrastruktur jalan di Kabupaten Pandeglang pada tahun ini batal dilaksanakan. Sebab, anggarannya tersedot untuk penanganan covid-19 yang hingga kini penularannya semakin masif.

Ketua DPRD Pandeglang, Tubagus Udi Juhdi mengaku pihaknya akan terus berupaya mendorong agar proyek pembangunan jalan yang tertunda bisa direalisasikan tahun depan. Pihaknya memaklumi tahun 2020, anggaran seluruh sektor pembangunan terkena refocusing untuk penanganan covid-19.

Bacaan Lainnya

Udi menyebut bencana non alam covid-19 berdampak terhadap semua sektor pembangunan. Termasuk pembangunan sejumlah ruas jalan yang sudah masuk perencanaan tahun 2020, terpaksa harus ditunda karena anggarannya dialihkan kepada penanganan covid-19.

“Sehingga pembangunan fisik di Pandeglang tahun ini sangatlah minim. Tapi kami akan mendorong tahun depan bisa direalisasi dan mudah-mudahan tidak ada refocusing anggaran lagi. Masyarakat sudah sangat membutuhkan jalan bagus, salah satunya ruas Jalan Bama-Pagelaran,” ungkap Udi.

BACA JUGA: 5 Tenaga Kesehatan Positif Covid-19,  Dua Puskesmas di Pandeglang Ditutup

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) Pandeglang, Asep Rahmat mengakui,  ada tiga proyek jalan di Pagelaran yang rencananya mulai dilaksanakan pada tahun 2021. Untuk tiga proyek pembangunan jalan tersebut, pihaknya mengalokasikan anggaran lebih dari Rp14 miliar.

“Tiga ruas jalan di Pagelaran itu dibangun tahun depan. Karena tahun ini batal akibat covid-19,” ungkap Asep saat ditemui di Pandeglang, Selasa (22/9/2020).

Ketiga ruas jalan yang direncanakan dibangun tahun depan itu diantaranya, ruas Jalan Bama-Pagelaran yang didanai dari Bantuan Keuangan (Bankeu) sebesar Rp2 miliar, ruas Pagelaran-Cikadu dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp6 miliar dan ruas Pagelaran-Babakan Mesjid dari DAK sebesar Rp6 miliar. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.