Tiga Petinggi Sunda Empire Dituntut Pidana Empat Tahun Penjara

  • Whatsapp
Jaksa Kejati Jawa Barat menuntut tiga petinggi Sunda Empire dengan hukuman empat tahun penjara
Tiga petinggi kekaisaran fiktif Sunda Empire menjalani sidang agenda tuntutan dalam kasus penyiaran berita bohong, di Pengadilan Negeri Kelas IA Khusus bandung, Jawa Barat, Selasa.

BANDUNG, REDAKSI24.COM— Jaksa dari Kejati (Kejaksaan Tinggi) Jawa Barat menuntut tiga petinggi Sunda Empire yang menjadi terdakwa kasus penyiaran berita bohong dan menimbulkan keonaran untuk dihukum empat tahun penjara.

Dalam sidang di Pengadilan Negeri Kelas IA Khusus Bandung, Kota Bandung, Selasa (22/9/2020) yang digelar melalui teleconfere  itu, tuntut dibacakan bergantian oleh tiga JPU Kejati Jabar masing-masing  Suharja,  Ahmad Rasidin Kartono dan M. Afif,

Bacaan Lainnya

Tiga petinggi kekaisaran fiktif Sunda Empire yang menjadi terdakwa itu yakni Nasri Banks sebagai perdana menteri, Raden Ratna Ningrum sebagai ratu, dan Raden Rangga Sasana sebagai sekretaris jenderal

Jaksa Kejati Jawa Barat, Suharja, menuntut ketiga terdakwa secara meyakinkan bersalah sesuai dengan dakwaan Pasal 14 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946. Menurut jaksa, penyiaran berita bohong oleh tiga terdakwa itu bisa merusak keharmonisan masyarakat adat Sunda.

“Meminta majelis hakim menjatuhkan pidana penjara masing-masing empat tahun penjara. Akibat perbuatannya telah menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat Sunda. Karena telah mengotori dan mengusik keharmonisan masyarakat, khususnya masyarakat Sunda,” ujar Suharja.

Jaksa memastikan narasi tentang kekaisaran maya yang dilontarkan para terdakwa itu merupakan kebohongan. Terlebih lagi tidak ada sumber sejarah yang mencatat eksistensi kekaisaran fiktif itu.

Pihak kuasa hukum ketiga terdakwa juga menyatakan para terdakwa bakal menyampaikan pembelaannya dalam persidangan selanjutnya pekan depan.

Sebelumnya, kasus berita bohong terkait Sunda Empire ini sudah berlangsung sejak Januari 2020 lalu. Pada saat itu, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat menetapkan tiga petinggi kekaisaran fiktif itu jadi tersangka.

Pengusutan kasus itu, juga berawal dari adanya laporan dari Majelis Adat Sunda yang keberatan tentang narasi Sunda Empire. Akhirnya polisi memeriksa sejumlah saksi, termasuk tiga terdakwa itu.(Bagus/Ant/Jaya)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.