THR Guru Non PNS SMA/SMK di Banten Terancam Tidak Bisa Cair

  • Whatsapp
THR guru non PNS
Anggota Komisi V DPRD Banten,, Iip Makmur.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Tunjangan Hari Raya (THR) atau biasa disebut gaji ke-13 bagi guru non PNS di tingkat SMA/SMK negeri di Provinsi Banten terancam tidak bisa cair.

Kepastian tersebut dikatakan anggota Komisi V DPRD Banten, Iip Makmur. Politisi PKS itu mengatakan, dana Bosda untuk sekolah tingkat SMA/SMK negeri terkena refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19. Sehingga, yang biasanya para guru non PNS bisa mendapatkan THR, tahun ini kemungkinan tidak akan dapat.

Bacaan Lainnya

“Saya juga dapat keluhan dari para guru non PNS,” ujarnya, Rabu (20/5/2020).

Terkait mekanisme perhitungan besaran sekolah penerima Bosda, Iip mengaku berdasarkan keterangan dari Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten, penyaluran dana Bosda ini basisnya disesuaikan dengan kebutuhan honor guru non PNS. Padahal secara aturan Juknis perhitungan Bosda disesuaikan dengan jumlah siswa.

“Ya. Mekanisme perhiungannya begitu,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Kadis Dindikbud Banten, Muhammad Yusuf mengatakan, sampai saat ini dana BOS dan Bosda masih ada dan belum terkena refocusing anggaran. Namun terkait waktu penyalurannya, pihaknya belum bisa memastikan.

“Yang terkena refocusing itu pekerjaan fisik, untuk Bosda masih ada anggarannya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten, Rina Dewiyanti mengatakan, dalam minggu ini pihaknya sedang mengusahakan pencairan untuk THR para guru dan tenaga honorer.

“Mudah-mudahan minggu ini bisa dicairkan,” katanya.

Sementara salah satu pegawai honorer di Provinsi Banten, Dani mengaku hingga saat ini belum menerima THR yang dijanjikan Pemprov Banten. Padahal sudah mendekati libur dan cuti bersama Idul Fitri.

“Saya dengar Minggu ini. Tapi sampai sekarang belum cair juga,” katanya.(Luthfi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.