Tersangka Penusukan Syekh Ali Jaber Dijerat Pasal Berlapis, Kabid Humas: Keadaan Alfin Sehat

  • Whatsapp
Penyidik menerapkan pasal berlapis terhadap Alfin tersangka penusukan Ali Jaber
Penyidik menggiring Alfin Andrian, tersangka penusukan ulama Syekh Ali Jaber, beberapa saat setelah kejadia, Minggu (13/9)

BANDARLAMPUNG,  REDAKSI24.COM– – Penyidik Polda (Kepolisian Daerah) Lampung menerapkan pasal berlapis terhadap Alfin Andrian tersangka kasus dugaan penusukan ulama kondang Syekh Ali Jaber.

“Berdasarkan hasil gelar perkara, penyidik menerapkan pasal berlapis terhadap tersangka Alfin Andrian,” ujar Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, di Bandarlampung, Selasa.

Bacaan Lainnya

Tersangka Alfin dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 340 juncto Pasal 53 KUHP subsider Pasal 38 juncto Pasal 53 subsider Pasal 351 ayat 2, dan UU Darurat No. 12 Tahun 1951 Pasal 2 ayat 1.

Menurut Pandra, penyidik menerapkan pasal berlapis itu selain berdasarkan hasil gelar perkara, juga berdasarkan pemeriksaan tersangka, saksi korban, dan saksi-saksi lainnya yang berada di lokasi kejadian.

BACA JUGA:MUI: Polisi Jangan Mudah Percaya Alasan Gila Pelaku Penikaman Ali Jaber

“Dengan pemeriksaan tersebut, Alfin patut diduga melakukan penusukan dengan ancaman hukuman kurungan penjara lebih dari lima tahun,”jelasnya.

Alfin ditengarai melakukan penusuhan terhadap pendakwah Ali Jaber saat sedang mengadakan safari dakwah di Masjid Falahuddin, Jl. Tamim, Kelurahan Sukajawa, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Kota Bandarlampung, Minggu (13/9).

Pandra menambahkan, saat ini tersangka dalam keadaan sehat dan dilakukan penahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di muka hukum.

Meski demikian penyidik masih bekerja cepat untuk menyelesaikan berkas perkara agar segera rampung untuk diserahkan kepada penuntut yang nanti melimpahkannya ke Pengadilan Negeri Kota Bandarlampung.

“Kami usahakan agar cepat selesai, dan pelaku dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya,” kata dia lagi.(Agus/Ant/Jaya)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.