Tersangka Aniaya Balita di Sindang Jaya Diancam Hukuman 5 Tahun Penjara

oleh -
Pelaku penganiayaan Balita.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI2.COM– Pelaku penganiayaan terhadap seorang anak laki-laki Balita yang sempat viral di media sosial ditangkap oleh petugas Polresta Tangerang di rumahnya di Kampung Karang Kobong, Desa Sindang Sono, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Banten.

Pelaku adalah Angga Santana Dewa, 27, kekasih dari tante korban, AW. “Pelakunya adalah kekasih dari tante korban ,” kata  Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro di Mapolresta Tangerang, Selasa (16/3).

Korbannya, sambung Wahyu, ZM berusia dua tahun yang tinggal di Kampung karang  Kobong, RT011/002, Desa Sukanagara, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten.

Peristiwa tersebut Kata Kapolresta terjadi pada 28 Februari 2021 lalu sekira pukul 13.00 WIB. Waktu itu terduga pelaku setelah mengantar AW ke tempat kerjanya membawa korban untuk bermain ke rumahnya di Kampung Karang Kobong, RT04/05, Desa Sindang Sono, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Banten.

Pada saat bermain  di kamar tersangka, kata dia,  korban menjatuhkan handphone milik pelaku, sehingga  pelaku yang kini statusnya menjadi tersangka emosi dan memukul perut korban hingga  beberapa kali.

Bahkan ketika korban telentang, tersangka juga memukul bagian perut korban dengan tumit hingga   korban mengeluarkan  air besar dan lemas. “Kejadian tersebut didokumentasikan dengan video HP milik tersangka,” kata Kapolresta.

Beberapa waktu kemudian, kata Kapolresta, rekaman video itu diketahui oleh  tante korban. Melihat keponakannya dilakukan secara kasar, AW  menceritakan semua itu  kepada kakaknya selaku orang tua korban.

Kemudian oleh orang tua korban kasus itu dilaporkan ke Polresta Tangerang. Dan tersangka langsung ditangkap di rumahnya di Kampung Karang Kobong, Desa Sindang Sono, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Banten.

Akibat perbuatannya kata Kapolresta, tersangka dijerat dengan Pasal 80 UU Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.(Aan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.