Ternyata Dugaan Ini Penyebab Kantor KONI Tangsel Digeledah Kejaksaan

oleh -
KONI Tangsel, Kejari Tangsel, Hibah, Kegiatan Fiktif, Pengeledahan Kejaksaan, 
Salah seorang petugas dari Kejari Tangsel mmeriksa berkas-berkas yang ada di kantor KONI Tangsel.

TANGERANG SELATAN,REDAKSI24.COM– Tim dari Kejaksaan Negeri (Kejari) tangerang Selatan (Tangsel) melakukan penggeledahan di Kantor Komite Olahraga  Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang Selatan, Kamis (8/4/2021). Sejumlah berkas pun diamankan sebagai barang bukti di kantor yang  mengurus olahraga di Kota Tangsel tersebut.

Kepala Seksie (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang Selatan (Tangsel), Ate Quesyini Ilyas menjelaskan penggeledahan tersebut tekait adanya dugaan penyalahgunaan dana hibah tahun 2019 oleh KONI Kota Tangsel. Menurut Are, terdapat 19 kegiatan fiktif dengan nilai kerugian negara diperkirakan sebesar Rp700 juta.

“Dugaan penyalahgunaan dana itu berdasarkan perhitungan kasar sementara,” ungkap Ate di Kantornya, Kamis (8/04/2021).

Ate mengatakan dari hitungan kasar yang sudah dilakukan ada kurang lebih 700 jutaan diduga dengan 19 kegiatan fiktif dan untuk selanjutnya tim auditor yang akan menghitungnya. Dan hingga saat ini untuk total penyalahgunaan dana tersebut masih dalam proses perhitungan di Inspektorat.

“Nantinya akan kita samakan dengan Inspektorat Kota Tangsel, jadi saat ini masih dalam proses perhitungan,” ucap Ate.

BACA JUGA: Diduga Korupsi, Kejari Tangsel Geledah Kantor KONI

Sementara Kasi Intelijen Kejari Tangsel, Riyan Anugerah menambahkan, dana hibah yang diterima KONI Tangsel pada tahun 2019 sebesar Rp7,8 miliar. Dan dari hasil penggeledahan di Kantor Sekretariat KONI Kota Tangsel, didapatkan bukti-bukti dokumen seperti SPJ, kwitansi, dan bukti pembayaran serta satu unit komputer.

BACA JUGA: Polres Metro Jakpus Kembali Tangkap Tiga Tersangka Kasus Mafia Tanah

“Dari hasil penggeledahan tersebut merupakan bukti dan juga petunjuk baru. Dari hasil tersebut terdapat sejumlah data dan kemungkinan ada tempat atau lokasi lainnya yang akan dilakukan penggeledahan guna melengkapi bukti- bukti lainnya,” tambah Riyan.

Barang-barang yang didapat dari hasil penggeledahan dimaksud selanjutnya dilakukan penyitaan untuk kepentingan pembuktian dalam penyidikan dugaan penyalahgunaan dana hibah KONI Kota Tangsel tahun 2019. (DA/Hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.