Terkait Polemik SMAN 9 Kabupaten Tangerang dengan Warga, KCD: Sudah Ada Kesepakatan

oleh -
Terkait Polemik SMAN 9 Kabupaten Tangerang dengan Warga, KCD: Sudah Ada Kesepakatan

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Kepala Cabang Dinas (KCD) Dinas Pendidikan Provinsi Banten Wilayah Kabupaten Tangerang Mohamad Bayuni mengaku pihaknya bersama pihak SMAN 9 Kabupaten Tangerang telah bertemu dengan warga, Kampung Kronjo Rt 005 Rw 001, Desa Kronjo, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang. Pertemuan tersebut untuk mencari solusi terkait polemik akses jalan mushola dengan pihak sekolah.

Bayuni mengaku pada pertemuan tersebut baik pihak SMAN 9 Kabupaten Tangerang sudah menemukan kata sepakat untuk menunggu keputusan dari Pemerintah Provinsi Banten dan DPRD Provinsi Banten termasuk dengan Komisi V DPRD Kabupaten Tangerang.

BACA JUGA: Bupati Tangerang Lantik 230 Pejabat Eselon di Lingkup Pemkab Tangerang

“Masih menunggu keputusan Komisi V terlebih dahulu, apapun keputusannya nanti pihak SMAN 9 ataupun warga sepakat akan menerima,” ujar Bayuni, kepada Redaksi24.Com, Senin, (21/3/2022).

BACA JUGA: Terkait Insiden Tawuran Yang Mengakibatkan Korban Jiwa, Dua Pelajar SMK Dirgantara Ditangkap Polisi

Dikatakan Bayuni, pihaknya meminta kepada masyarakat untuk bersabar menunggu sampai ada hasil keputusan Pemerintah Provinsi dan DPRD Banten dan DPRD Kabupaten Tangerang Komisi V. Dengan itu, Bayuni meminta warga untuk bersabar sementara waktu.

BACA JUGA: Jaksa Kabulkan Restorative Justice, Pelaku Penganiayaan Nelayan Kronjo Bebas

“Pondasi yang sudah dibangun juga tidak dilakukan pembongkaran dulu sampai ada hasil keputusan,” terangnya.

Bayuni mengungkapkan akses jalan yang saat ini dipermasalahkan warga itu berstatus milik SMAN 9, bahkan kata Bayuni, kepemilikan lahan itu mencakup gedung mushola milik warga.

“Sudah kita beri akses jalan baru, lebih enak dan sudah di cor dan jaraknya ga jauh dari jalan yang sebelumnya, kalau gedung mushola mah ga akan kami ganggu,” ucap Bayuni.

Sebelum dilakukan musyawarah diketahui sejumlah warga melakukan demo menolak penutupan akses jalan oleh SMAN 9 Kabupaten Tangerang dengan membawa peralatan rumah tangga di depan gedung sekolah, Senin (21/3/2022).

Salah satu peserta aksi unjuk rasa, Darwati (50) mengatakan, bahwa aksi unjuk rasa yang dilakukan warga Kampung Kronjo, kejalanan, dalam menyampaikan pendapat dimuka umum adalah hal yang patut dilakukan ketika tata cara musyawarah sudah tidak lagi diindahkan. 

“Sebelum sekolah ini berdiri, jalan itu sudah ada. Sama-sama menggunakan tanah milik Pemprov Banten. Kami meminta agar jalan itu kembali dibuka,” kata Darwati.(Derry/Hendra)

No More Posts Available.

No more pages to load.