Terkait Pemecatan Sepihak Komite Sekolah SMAN 30 Kabupaten Tangerang, Pengamat Pendidikan: Ini Preseden Buruk Dunia Pendidikan di Banten

oleh -
Eni Suhaeni, komite sekolah, sman 30, kabupaten tangerang

KABUPATEN TANGGERANG,REDAKSI24.COM–Penggamat Pendidikan Banten Eni Suhaeni mengaku prihatin terkait adanya kasus pemecatan sepihak Komite Sekolah SMAN 30 Kabupaten Tangerang oleh kepala sekolah. Menurut Eni jika ini benar terjadi maka akan menjadi preseden buruk bagi dunia pendidikan di Provinsi Banten.

“Kepala sekolah memang berhak melantik Komite Sekolah namun sesuai undang-undang itu bukan berarti kepala sekolah juga bisa memberhentikan sepihak tanpa alasan yang jelas. Jika itu tejadi maka Ini preseden buruk bagi dunia pendidikan di Banten,” tegas Eni.

Menurut Eni dengan terjadinya kasus ini maka pihak Dinas Pendidikan Banten harus segera turun tangan menyelesaikannya. Karena menurut Eni dikhawatirkan jika ini dibiarkan maka hal ini akan dilakukan juga sekolah-sekolah lain.

“Tidak boleh ada kepala sekolah yan memberhentikan tanpa ada alasan jelas,” jelas Eni.

Menurut Eni setiap kepala sekolah tidak boleh memberhentikan semaunya kalaupun komite  sekolah berbeda pendapat atau mengkritisi berbagai pendapat.Menurut Eni jadikan apa yang diinginkan komite sekolah sebagai masukan jangan lantas diberhentikan.

Sebelumya, Ketua Komite Sekolah SMAN 30 Kabupaten Tangerang  H.Durahman mengatakan penunjukan tim advokasi dari LBH UMT ini terpaksa dilakukan pihaknya demi mendapatkan keadilan dan kepastian hukum. Pasalnya keputusan yang dilakukan kepala sekolah tersebut telah melanggar Permendikbud no 75 tahun 2016 tentang Komite Sekolah.

“Kami telah diangkat secara sah pada tanggal 1 Februari 2020 oleh kepala sekola yang lama dengan nomor SK 421.3/II/II/SMAN30/2020. Namun tiba-tiba tanpa berdiskusi Kepala Sekolah SMAN 30 Kabupaten Tangerang yang baru, pada tanggal 20 November 2020 lalu mendemisionerkan para komite sekolah dengan SK Nomor 421.3/53/SMAN 30/XI/2020,” jelasnya H. Durahman.

Menurut H. Durahman upaya hukum ini juga dilakukan bukan semata-mata ingin mempertahankan jabatan sebagai Komite Sekolah tetapi para pengurus ingin memulihkan nama baik mereka. Karena menurut H. Durahman, sesuai aturan yang tercantum dalam Permendikbud no 75 tahun 2016, pasal 8 angka 1 dijelaskan bahwa masa jabatan keanggotaan Komite Sekolah paling lama 3 (tiga) tahun dan dapat dipilih kembali untuk 1 (satu) kali masa jabatan. Dan di Pasal 8 angka 2 dijelaskan bahwa dengan gamblang  jika hanya ada 4 alasan keanggotan Komite Sekolah berakhir, yakni mengundurkan diri, meninggal dunia, tidak dapat melaksanakan tugas karena berhalangan tetap dan atau dijatuhi pidana karena melakukan tindak pidana kejahatan berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

“Dari situ saja jelas, saya selaku Ketua Komite beserta jajaran Komite tidak melakukan ke 4 unsur alasan berakhirnya keanggotan. Jadi tidak seharusnya ada penggantian struktur komite. Jika kami berdiam diri maka kami termasuk di antara alasan-alasan yang dapat memberhentikan jabatan komite sekolah,” tegas.H. Durahman.   

Salah seorang Anggota Komite Sekolah SMAN 30 Kabupaten Tangerang, Agus F Hidayat menambahkan dirinya menduga pemberhentian itu diduga karena sikap kritis komite yang mendorong pembenahan keterbukaan di sekolah.

Sebelum terjadi pemberhentian, lanjut  Agus, pihaknya beberapa kali meminta untuk berdialog membahas program dan kegiatan, mengkonfirmasi peminjaman aset yang akan digunakan proses belajar mengajar peserta didik serta menyangkut keuangan yang belum ada laporan pertanggungjawaban. 

“Hingga saat ini tupoksi selaku komite sekolah belum mendapat respons dari kepala sekolah.Tentu ini menjadi sebuah pertanyaan besar, komite sekolah sebagai representatif dari orangtua/wali murid yang seharusnya menjadi mitra dalam mewujudkan sekolah yang diharapkan, namun kepala sekolah diajak berdialog saja selalu mengelak dan tidak memberikan respon yang baik,” tegas Agus. (Hendra) 

  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.