Terkait Dugaan Penarikan SK PNS Tanpa Dasar, Komisi I DPRD Akan Panggil Kepala BKPSDM Kabupaten Tangerang

oleh -
Terkait Dugaan Penarikan SK PNS Tanpa Dasar, Komisi I DPRD Akan Panggil Kepala BKPSDM Kabupaten Tangerang
Kantor BKPSDM Kabupaten Tangerang/Ade Maulana.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM-Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kabupaten Tangerang, Munawir Khoirul Basri mengaku akan segera memanggil Kepala Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Kabupaten Tangerang. Rencana pemanggilan tersebut terkait dengan penarikan Surat Keputusan (SK) Bupati Tangerang Nomor: 866/Kep. 1047-Huk/2020 tentang Pengaktifan Kembali Sebagai Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Kabupaten Tangerang, tanggal 9 Desember 2020 oleh BKPSDM yang diduga tanpa dasar dan tertulis.

“Kami akan panggil (Kepala BKPSDM_red) dasarnya apa itu narik SK, Kan SK Bupati nya jelas sudah ada nomor dan terkait apa,” kata Munawir kepada Redaksi24.com, Selasa (15/2/2022).

BACA JUGA: SK Ditarik BKPSDM, PNS Kecamatan Sepatan Timur Setahun Tak Digaji

Menurut Munawir, dirinya merasa perlu melakukan pemanggilan tersebut karena dinilai adalah suatu kesalahan prosedur. Pasalnya lanjut Munawir diduga akibat dari penarikan SK tersebut, yang bersangkutan hanya menerima 50 persen dari gajinya. 

BACA JUGA: DPRD Kabupaten Tangerang Minta BUMD Maksimalkan PAD

“Bahkan saya mendapatkan laporan yang bersangkutan sampai tidak menerima gaji sama sekali, sementara kewajibannya sudah dilaksanakan. Jelas hal ini harus diluruskan,” jelas politisi dari Partai Hanura ini.

BACA JUGA: Terkait Kasus Pamer Uang di Medsos, Truth Minta PPATK Selidiki Aliran Dana Mantan Dirut Perumda NKR

Sementara, Kepala BKPSDM Kabupaten Tangerang, Hendar Herawan, mengatakan, pihaknya akan menelusuri persoalan yang saat itu terjadi seperti apa, yang pasti ada rangkaian peristiwanya. Apalagi persoalan itu terjadi satu tahun yang lalu.

“Belum bisa jawab hari ini, saya harus telusuri dulu, seperti apa kejadianya. Udah lama kan (1 tahun_red),” singkat Hendar.(Ade Maulana/Hendra)