Terkait Anggaran ATK, Kejari Undang Pejabat Disdukcapil Kabupaten Tangerang

oleh -
Terkait Anggaran ATK, Kejari Undang Pejabat Disdukcapil Kabupaten Tangerang 
Kejaksaaan Negeri Tangerang

KABUPATEN TANGERANG,REDAKSI24.COM–Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang melalui Kepala Seksi Intel, Nana Lukmana mengundang pejabat Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tangerang terkait anggaran alat tulis kantor/belanja pakai habis 2020. Diundangnya pejabat Disdukcapil tersebut untuk pengumpulan data karena adanya pemberitaan di sejumlah media bahwa Penggiat TRUTH pertanyakan anggaran alat tulis kantor/belanja pakai habis 2020 yang mencapai Rp 5,2 Miliar tersebut. 

“Saya undang dalam rangka pulbaket pemberitaan, terkait anggaran ATK,” kata Kasi Intel Kejari Kabupaten Tangerang Nana Lukmana, Rabu (8/9/2021).

BACA JUGA: Kejari Kabupaten Tangerang Mulai Selidiki Penyusutan Luas Situ Kelapa Dua

Nana tidak berkomentar banyak. Namun, dia menjelaskan untuk kelanjutan terkait anggaran alat tulis kantor/belanja pakai habis 2020, yang mencapai Rp 5,2 Miliar  tersebut akan segera diinformasikan. 

BACA JUGA: TRUTH Pertanyakan Anggaran ATK Disdukcapil Kabupaten Tangerang Sebesar Rp5,2 Miliar di masa Pandemi

“Nanti untuk kelanjutannya, pasti diinformasikan, ” ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tangerang, Saprudin tidak memberikan komentar apapun terkait undangan Kejari Kabupaten Tangerang yang membicarakan perihal anggaran belanja ATK 2020 yang menghabiskan Rp5,2 Miliar tersebut. 

BACA JUGA: Sebanyak 8 Napi Yang Luka Bakar Dirawat Intensif di RSUD Kabupaten Tangerang

Sebelumnya diberitakan, Penggiat TRUTH pertanyakan anggaran alat tulis kantor/belanja pakai habis 2020, yang mencapai Rp 5,2 Miliar tersebut. Wakil Koordinator Penggiat TRUTH Jupry Nugroho mengatakan bahwa, anggaran alat tulis kantor/belanja pakai habis 2020, yang mencapai Rp 5,2 Miliar sangat fantastis. Namun pertanyaannya untuk apa saja anggaran tersebut digunakan.

“Data tersebut kami himpun dari Opentender.net yang dikelola oleh ICW, dalam data tersebut Disdukcapil Kabupaten Tangerang berada di posisi tiga dalam Top 10 pengadaan barang dan jasa yang potensi Fraudnya tinggi dengan indikator warna merah dan nilai 75 “.(Hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.