Terdampak Corona, Warga Pagelaran Pandeglang Perbaiki Jalan Secara Swadaya

  • Whatsapp
Warga Desa Pagelaran, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang
Warga Pagelaran Pandeglang Perbaiki Jalan Secara Swadaya

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Warga Desa Pagelaran, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, melakukan perbaikan jalan di sejumlah titik ruas jalan Bama – Pagelaran dan Montor – Pagelaran. Pembangunan tersebut mereka lakukan secara swadaya  karena kedua ruas jalan tersebut batal dibangun pemerintah tahun 2020 ini akibat anggarannya tersedot untuk biaya penanganan pandemi Corona.

Diketahui sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Pandeglang, sudah merencanakan pembangunan kedua ruas jalan tahun 2020 ini. Seperti jalur Bama – Pagelaran akan dibangun melalui Bantuan Keuangan (Bankeu) dan ruas jalan Pagelaran – Montor melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) 2020.

Bacaan Lainnya

Akan tetapi, karena adanya wabah Covid-19, pemerintah menunda rencana pembangunan tersebut, dengan alasan anggarannya dialihkan pada penannggulangan dampak Covid-19.

Pantauan Redaksi24.com masyarakatan Pagelaran, Pandeglang, nampak antusias gotong royong melakukan perbaikan jalan. Sebab dalam aksi itu, tak hanya dari kaum pria saja, akan tetapi kaum perempuan pun ikut serta dalam gotong-royong pembangunan jalan tersebut.

Salah seorang warga Pagelaran, Ipit Supriatna mengatakan, perbaikan jalan yang dilakukan warga sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap kondisi ruas jalan tersebut. Sebab selama ini kondisi jalan alami kerusakan yang cukup parah, sementara pemerintah yang sudah merencanakan pembangunan, namun batal dilakukan tahun ini.

“Kami sangat prihatin terhadap kondisi jalan ini. Makanya bersama-sama gotong-royong perbaiki jalan, untuk meminimalisir kerusakan yang saat ini terjadi,” ungkapnya, Minggu (31/5/2020).

jalan Pagelaran Kabupaten Pandeglang
Warga Pagelaran Pandeglang Perbaiki Jalan Secara Swadaya

Dikatakannya, kerusakan jalan tersebut sudah terjadi sejak lama, bahkan kondisinya saat ini kian parah. Apalagi kata dia, saat hujan tiba sepanjang ruas jalan itu mirip kubangan kerbau.

“Kami mengurug pada bagian jalan yang berlubang. Sebab jika ada hujan, jalan itu kerap digenangi air dan menghambat terhadap aktivitas lalu lintas warga,” katanya.

Diakuinya lagi, biaya untuk perbaikan jalan tersebut dihasilkan dari penggalangan dana yang dilakukan oleh warga. Karena kabarnya, pemerintah batal membangun jalan tahun ini akibat dampak dari pandemi Covid-19.

“Kami sangat berterimakasih kepada para donatur, yang sudah ikut peduli terhadap kondisi jalan di wilayah Pagelaran. Mudah – mudahan perbaikan ini dapat meminimalisir kerusakan jalan yang saat ini terjadi,” ujarnya.

Terpisah, salah seorang anggota DPRD Pandelang, asal Pagelaran, Dede Soemantri mengaku, sangat mengapresiasi terhadap masyarakat Pagelaran yang berinisiasi untuk memperbaiki jalan secara swadaya. Artinya kata dia, warga punya rasa kepedulian terhadap kondisi jalan di wilayah tersebut.

Menurutnya, karena dua ruas jalan tersebut batal dibangun pemerintah tahun ini, akibat terdampak Covid-19 yang melanda hampir seluruh dunia.

“Karena ditahun ini jalan yang rencana akan dibangun melalui DAK dan Bankeu ditunda akibat terdampak Covid-19. Maka gerakan swadaya itu sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap kondisi jalan di wilayahnya itu,” tuturnya.

Politisi PKS itu juga mengaku, pandemi Covid-19 itu tak hanya berdampak pada pembangunan ruas jalan Bama – Pagelaran dan Pagelaran – Montor saja. Akan tetapi berdampak pembangunan dan sektor lain yang sudah direncanakan pemerintah.

“Kami juga bersama para anggota DPRD asal Pagelaran, berinisiasi untuk iuran dana membantu masyarakat dalam memperbaiki jalan secara swadaya,” tandasnya. (Samsul/Hendra).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.