Tepat di Hari Pahlawan, Mahasiswa Minta Pemkab Pandeglang Merefleksikan Diri Untuk Memajukan Pembangunan

  • Whatsapp
Mahasiswa demo Pemkab Pandeglang.

KABUPATEN PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pandeglang, melakukan aksi demo di depan Kantor Bupati dan DPRD Pandeglang, Selasa (10/11/2020).

Aksi tersebut merupakan bentuk refleksi untuk  mendorong Pemerintah Kabupaten Pandeglang agar menjadi pahlawan bagi masyarakatnya dalam mengangkat harkat dan martabat masyarakat setempat.

Bacaan Lainnya

Ada beberapa isu yang disinggung para demonstran tersebut, mulai dari transparansi anggaran penanggulangan Covid-19, dugaan pungli bantuan dana UMKM, infrastruk jalan, serta masalah sosial lainnya.

Koordinator aksi demo, Ahmadi mengatakan, sejarah panjang menggambarkan segala peristiwa terdahulu, agar menjadi ingatan bersama dalam melanjutkan cita – cita bersama. Namun hingga saat ini, di Kabupaten Pandeglang masih banyak masalah – masalah sosial yang terjadi.

“Wilayah Pandeglang yang sampai saat ini kita sayangi, adalah daerah yang konon katanya sudah tercatat sebagai  wilayah yang tidak tertinggal. Namun faktanya, masih banyak masalah sosial yang terjadi, infrastruktur jalan yang rusak, pelayanan kesehatan yang belum maksimal serta masalah lainnya,” teriak Ahmadi dalam orasinya.

BACA JUGA: Mahasiswa Ingatkan Pjs Bupati Pandeglang Jangan Jadi ‘Patung’

Ia melanjutkan, penataan sistem di tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pandeglang belum maksimal. Bahkan ia menilai, tidak sedikit kegiatan – kegiatan yang dilakukan sejumlah OPD hanya sebatas seremonial belaka. Untuk itu, tepat di hari Pahlawan, ia meminta agar pemerintah menjadi pahlawan bagi masyarakatnya.

“Pemerintah harus mengedepankan apa yang menjadi kepentingan masyarakat, bukan mengedepankan kepentingan pribadi, kelompok maupun kroninya. Ingat, jasa Pahlawan terdahulu yang memperjuangkan kemerdekaan ini, maka pemerintahan sekarang harus melanjutkan cita – cita bersama dalam memajukan dan mensejahterakan masyarakat,” ujarnya.

Orator lainnya, Yandi Isnendi menuturkan, pihak eksekutif dan legislatif Pandeglang harus mampu membuat terobosan baru dalam memajukan wilayah Pandeglang ke arah yang lebih baik lagi. 

Kata dia, slogan PANDEGLANG “BERKAH” (Bersih, Elok, Ramah, Kuat, Aman dan Hidup) harus benar-benar diterapkan supaya mampu menjadi topangan bagi masyarakat luas di Kabupaten Pandeglang.

“Dihari pahlawan ini Pemda Pandeglang yang dikepalai oleh Pjs harus sadar dan benar-benar melek dengan jasa para Pahlawan,” tegasnya.

BACA JUGA: Sampaikan Aspirasi Mahasiswa, Pimpinan DPRD Pandeglang Surati Presiden

Ia juga menyinggung soal peran DPRD Pandeglang, dalam memperjuangkan hak – hak masyarakat. Karena masyarakat Pandeglang . Tambah dia, sudah menitipkan suaranya melalui anggota Legislatif itu untuk memperjuangkan aspirasi mereka.

“Wakil rakyat jangan hanya duduk – duduk dan uncang – uncang kaki di kursi empuk. Mana hasil study banding yang dilakukan ke luar daerah, ingat kalian menanggung amanah kami, dan itu harus dipertanggungjawabkan,” teriak Yandi.

Sementara, Pjs Bupati Pandeglang, Gunawan Rusminto memastikan, seluruh elemen pemerintah pasti berjuang untuk masyarakatnya, dan melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. 

“Kita semua pahlawan, baik pemerintah maupun masyarakat lainnya. Dan kita semua sudah merefleksikan diri kita sebagai pahlawan,” imbuhnya.

Saat disinggung soal bagaimana dengan masyarakat yang hingga saat ini masih ada yang belum mendapatkan perhatian pemerintah di masa pandemi Covid-19, Gunawan mengaku, memang kondisi seperti ini membuat semua kegiatan direfocusing dalam penanggulangan pandemi Covid-19.

“Dan alhamdulillah, Pandeglang sekarang ini sudah masuk zona kuning Covid-19, dan itu adalah hasil perjuangan – perjuangan para pahlawan yang ada di Pandeglang,” tandasnya. (Samsul Fathoni/Aan).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.