Tempat Praktek Bidan Wati di Solear Terancam Ditutup Paksa

oleh -
Tempat Praktek Bidan Wati di Solear Terancam Ditutup Paksa puskesmas cikuya kabupaten tangerang
Kepala Tata Usaha Puskesmas Cikuya, Kecamatan Solear, Ambar Setyowati mengaku pihaknya pernah menyarankan kepada Bidan Wati agar segera mengurus Surat Izin Praktek Bidan (SIPB).

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Cikuya, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Banten akan menegur Bidan Wati yang telah membuka praktek tanpa izin di Desa Munjul.

Kepala Tata Usaha Puskesmas Cikuya, Kecamatan Solear, Ambar Setyowati mengaku pihaknya pernah menyarankan kepada Bidan Wati agar segera mengurus Surat Izin Praktek Bidan (SIPB) jika ingin membuka bidan praktek mandiri (BPM).

Mengacu pada fungsi pengawasan dan pembinaan terhadap bidan yang ada di Kecamatan Solear, menurut Ambar, pihaknya sudah menjalankan tupoksi itu setahun lalu dengan memberikan arahan kepada Bidan Wati.

“Namun hingga kini yang bersangkutan belum juga melengkapi atau mengurus perizinannya. Kami sudah sejak lama menganjurkan untuk segera mengurus SIPB,” ungkap Ambar kantornya, Kamis sore (4/11/2021).

BACA JUGA: 2 Tahun Bidan Wati Buka Praktek Tanpa Izin di Solear

Ambar mengakui sebelumnya Bidan Wati membuka praktek di Desa Cileles, Kecamatan Tigaraksa. Di Cileles, menurut Ambar, Bidan Wati memiliki izin praktek. Namun sudah dua tahun pindah mengontrak rumah di Desa Munjul.

“Secara otomatis perizinannya harus diubah, termasuk syarat-syarat lain harus dipenuhi,  sesuai UU nomor 4 tahun 2019 tentang kebidanan,” jelas Ambar Setyowati.

Ambar menyatakan, Puskesmas Cikuya akan melakukan pengawasan dan pembinaan secara ketat sebagai upaya mengingatkan kembali agar yang bersangkutan segera mengurus perizinannya.

“Kami akan buatkan surat pernyataan kepada Bidan Wati untuk segera mengurus perizinan, kalau tidak dipatuhi, tempat prakteknya bisa ditutup, karena secara aturan kalau belum mengantongi izin, ya nggak boleh (buka praktek),” tegasnya.

Secara terpisah, Kasi Trantib Satpol PP, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang  Sudin Wahyudin mengaku akan menindaklanjuti persoalan ini sambil menunggu laporan dari pihak Puskesmas Cikuya agar pihaknya bisa mengambil langkah tegas terhadap aktivitas Bidan Wati.

“Kami akan menindaklanjuti sambil menunggu laporan atau koordinasi dengan Puskesmas Cikuya,” ucap Sudin Wahyudin.(RM1/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.