Teganya, Bayi Perempuan Dibuang di Kebun Rumbia Pandeglang

  • Whatsapp
bayi perempuan dibuang
Bayi perempuan ditemukan warga di kebun kiray, Desa Surakarta, Kecamatan Pagelaran, Pandeglang.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Seorang bayi baru lahir berjenis kelamin perempuan, ditemukan warga di kebun kiray atau rumbia di Kampung Walang, Desa Surakarta, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Senin (3/8/2020).

Bayi yang diduga dibuang ibunya tersebut, ditemukan seorang warga tergeletak di kebun hanya beralaskan sehelai kain sarung warna coklat, dalam kondisi bayi masih hidup.

Bacaan Lainnya

Menurut informasi yang dihimpun Redaksi24.com, setelah bayi perempuan itu ditemukan warga, petugas kesehatan dari Puskesmas Pagelaran, langsung melakukan evakuasi terhadap bayi itu ke Kantor Puskesmas Pembantu (Pustu) di desa setempat.

Setelah mendapatkan perawatan di Pustu, petugas kesehatan membawa bayi malang itu ke Puskesmas Pagelaran. Rencananya, bayi naas itu akan dirujuk ke RSUD Berkah Pandeglang, untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

BACA JUGA: Bikin Kumuh, Ratusan PKL Pasar Labuan Pandeglang Ditertibkan Satpol PP

Kepala Puskesmas Pagelaran, Yayan Mulyana mengatakan, mulanya bayi perempuan itu ditemukan seorang warga di kebun. Setelah mendapatkan informasi penemuan bayi tersebut, pihaknya langsung menuju ke lokasi bersama tim medis lainnya.

“Menurut informasi bayi itu ditemukan sekitar pukul 10:00 WIB. Setelah itu bayi dievakuasi tim kesehatan untuk dilakukan perawatan,” ungkapnya, Senin (3/8/2020).

“Pada saat ditemukan, bayi hanya beralaskan kain sarung dan kondisi ari-ari masih menempel pada bayi itu,” katanya.

Sementara Kapolsek Pagelaran, AKP Subagyono membenarkan, adanya penemuan bayi yang di kebun kirey dalam kondisi masih hidup. Menurut Kapolsek, bayi tersebut juga telah dievakuasi ke Puskesmas Pagelaran.

Kapolsek mengaku sejauh ini pihaknya masih menyelidiki pelaku pembuang bayi tersebut. “Pada saat ada laporan dari masyarakat, kami langsung menuju TKP. Kami masih mengumpulkan bukti dan meminta keterangan saksi,” tandasnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.