Tega Gunakan Uang Pensiunan Orang Tua Beli Sabu, Seorang Residivis Dibekuk Polisi

  • Whatsapp
Narkotika
Polresta Tangerang gelar kasus narkotika.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM — Satuan Narkoba Polresta Tangerang membekuk 9 orang tersangka kasus penyalahgunaan narkotika. Satu orang diantaranya adalah seorang residivis yang tega menggunakan uang pensiunan orang tuanya untuk membeli ganja dan sabu.

“Dalam satu minggu terakhir ini Satreskoba Polresta Tangerang mengamankan 9 tersangka, 8 diantaranya adalah pengedar, 1 orang diantaranya adalah pengguna,” ujar Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, Selasa, (29/9/2020) 

Bacaan Lainnya

Ade mengatakan, seorang pengguna berinisial BA merupakan residivis yang baru saja menyelesaikan masa hukumannya yang berakhir pada 1 Juni 2020 lalu, BA dengan kasus yang sama mendapat vonis selama 4 tahun 8 bulan. Pada awal Juli, BA tinggal di sebuah kontrakan, dengan uang pensiunan orang tua ia gunakan untuk memenuhi kehidupan sehari-hari dan membeli sabu. 

“Akhirnya polisi berhasil menangkap BA kembali,” ujar Ade.

BACA JUGA: Peredaran Narkotika Marak, Polresta Tangerang Ringkus 18 Pengedar

Ade menambahkan, tersangka lain juga berhasil ditangkap di berbagai wilayah hukum Polresta Tangerang antara lain di Tigaraksa, Panongan, Cikupa, Kresek dan Balaraja. Dengan pekerjaan tersangka beragam ada yang pengangguran, pekerja swasta, dan pembuat tato. Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa ganja seberat 121,72 gram dan sabu seberat 58,3 gram.

“Tanpa memiliki izin, tersangka menggunakan dan menyebarkan narkoba. Kasus masih dikembangkan untuk mengetahui pengedar dan menelusuri asal usul barang-barang haram tersebut,” pungkasnya.

BACA JUGA: Kurir Narkoba Antar Provinsi Yang Dibekuk Polresta Tangerang Ternyata Kuli Bangunan

Terhadap para tersangka, kata Ade, kini dijerat dengan pasal 114 ayat 1 dan 112 UU 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun penjara dan denda Rp10 miliar. (Ricky/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.