Taufiqurrahman Ruki Dorong Pemprov Banten Alokasikan Anggaran Sanitasi

oleh -
anggaran sanitasi
Tokoh Masyarakat Banten, Taufiqurrahman Ruki.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Salah satu tokoh Banten, Taufiqurrahman Ruki mendorong Pemprov Banten mengalokasikan anggaran untuk sanitasi mandi cuci kakus (MCK) masyarakat yang selama ini masih belum tertata rapih.

Selain kepada Pemprov Banten, mantan Ketua KPK itu juga menekankan kepada Pemda/Pemkot di Banten agar menyelaraskan program peningkatan kesejahteraan pada lansia dan kaum dhuafa.

“Jangan sampai keberadaan kaum lansia ini tidak mendapat perhatian. Apalagi lansia yang hidup sebatang kara dan masuk dalam kategori Dhuafa,” ujarnya, Selasa (3/12/2019).

BACA JUGA:

. Dewan Dorong Pemprov Banten Bantu Pembangunan Kota Serang

. Pengangguran Membludak, Pemprov Banten Dinilai Minim Inovasi

. Perkumpulan Urang Banten Rangkul Lansia yang Luput dari Perhatian Pemerintah

Menurut Ruki, kedua masalah tidak bisa diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah, namun harus ada kesadaran masif dari unsur yang lebih kecil lagi, seperti kecamatan, kelurahan/desa, RT/RW sampai pada tatanan terkecil yakni keluarga.

“Semua unsur ini jika diberikan kesadaran secara kolektif, diberikan kewajiban untuk sama-sama menjaga melalui pengawasan dari unsur desa, mudah-mudahan Banten akan terlihat indah dalam kerangka gorong-royong,” jelasnya.

Karena itu, pemerintah yang mempunyai kewajiban besar dalam menciptakan ini harus mampu mengakomodir apa-apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Harus sering terjun ke masyarakat, dengarkan aspirasinya. Jangan hanya datang ketika menjelang Pilkada saja.

“Pemerintah harus bisa menganggarkan program ini. Jika tidak mampu mengcover semuanya, maka dibuat secara proporsional. Kami juga dari masyarakat sipil akan siap membantu. Yang jelas, jangan sampai masih ditemukan masyarakat yang MCK sembarangan,” katanya.

Taufiqurrahman juga menginagtkan jangan sampai masyarak Banten kesulitan air bersih ketika musim kemarau, begitu sebaliknya ketika musim hujan, terkena bencana, seperti banjir maupun longsor.(Luthfi/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *