Tangani Covid-19, Pemkot Masih Andalkan RSUD Kota Tangerang

  • Whatsapp
Gedung eks kesenian yang pernah disebut akan dijadikan ruang isolasi Covid-19

KOTA TANGERANG, REDAKSI24.COM- Untuk penanganan virus corona (Covid-19), Pemda Kota (Pemkot) Tangerang akan menfokuskannya terlebih dahulu di RSUD Kota Tangerang, sehingga tidak memerlukan penambaham lokasi lain dalam mengisolasi pasien tersebut.

Hal itu dikatakan oleh Gugus Tugas Juru Bicara Covid-19 Kota Tangerang, Herman Suwarman, bahwa isolasi virus corono sepenuhnya masih di RSUD Kota Tangerang. “Semula gedung eks kesenian itu memang direncanakan untuk tempat isolasi virus corona. Tetapi karena RSUD kota Tangerang masih dipandang cukup, maka penanganannya masih dilakukan di RSUD Kota Tangerang,” kata dia.

Bacaan Lainnya

Dan dalam penanganan pandemi virus corona tersebut, Pemkot Tangerang tidak main-main. Bahkan telah menyipkan anggaran sebesar Rp 8 Miliar untuk mencegahnya.

“Anggaran Rp 8 miliar ini dipersiapkam untuk keperluan penyemprotan disinfektan, Alat Pelindung Diri (APD) dan juga untuk alat kesehatan lainnya dalam penanganan Covid-19,” pungka dia.

Sementara itu DPRD Kota Tangerang mendesak Pemerintah Kota Tangerang agar menyiapkan ruang isolasi khusus bagi penderita Covid-19. Pasalnya, di Kota Tangerang belum ada rumah sakit rujukan untuk menangani pasien tersebut.

” Seharusnya RSUD Kota Tangerang dan Sari Asih menjadi pelopor sebagai rumah sakit rujukan Covid-19 ini,” kata Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Tangerang, Hidayat.

BACA JUGA:

Satu Warganya Meninggal Akibat Corona, Ini Kata Kadinkes Kota Tangerang!

Satu Pasien Dalam Pengawasan Virus Corona di Kota Tangerang Dirujuk ke RSUP Persahabatan

Berdasarkan data resmi di situs Pemkot Tangerang, https://maps.tangerangkota.go.id/corona/ tecatat sebanyak 13 warga Kota Tangerang yang terkonfirmasi positif COVID-19. Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 31 orang, dan pasien orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 222 orang, serta 1 orang meninggal.

Berikut peta sebaran viru corono di masing-masing kecamatan, Kecamatan Tangerang Positif: 5 orang, PDP 6 orang, ODP 30 orang, Kecamatan Pinang Positif 3, PDP 3, ODP 45, Cipondoh Positif 1, PDP 6, ODP 26, Batuceper Positif 1, PDP 0, ODP 15, Neglasari Positif 1, PDP 0, ODP 11, Cibodas Positif 1, PDP 1, ODP 9, Periuk Positif 1, PDP 4, ODP 8, Ciledug Positif 0, PDP 5, ODP 22, Meninggal 1, Karang Tengah Positif 0, PDP 2, ODP 21, Karawaci Positif 0, PDP 4, ODP 14, Jatiuwung Positif 0, PDP 0, ODP: 9 dan Kecamatan Larangan Positif 0, PDP 0, ODP 7. (Iqbal/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

1 Komentar

  1. Mau tanya pak / bu kemarwn tanggal 24 maret 2020karyawan gajah tunggal ada yg jatuh lalu di bawa ke RS An nisa dan ditolak lalu dirujuk ke RSUD kota tangerang..
    Kami mau tau penyakit yg di deritanya apa..
    Karna dtmpt saya kerja itu rada ditutup2in san identitasnya dirahasiakan.. kami mohon informasi ttg penyakit yh dideritanya mudah2an bkn covid19