Tak Ber- IMB, Pembangunan Perumahan Cluster Mutiara Kencana Poris Plawad Terancam di Stop

oleh -
Pembangunan Perumahan Cluster Mutiara Kencana di Cipondoh sudah melakukan pengurukan lahan.

KOTA TANGERANG, REDAKSI24.COM– Dinas perumahan dan permukiman (Perkim) Kota Tangerang, akan menghentikan proses pembangunan Perumahan Cluster Mutiara Kencana  di  RT 01,02,03,04 dan 05, RW 04 Kelurahan Poris Plawad Indah, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten.

Pasalnya, selain pembangunan perumahan tersebut meresahkan masyarakat ari ancaman banjir, proses pembangunannya tidak dilengkapi dengan Izin mendirikan bangunan (IMB). “Harusnya sebelum melakukan proses pembangunan, pihak perumahan sudah mengantongi IMB. Bila tidak kami stop,” kata Kepala Dinas Perkim Kota Tangerang, Tatang Sutisna, Sabtu (6/11/2021).

Ditanya bagaimana jika perumahan tersebut sudah melakukan pengurukan sebelum mengantongi IMB, Tatang menjelaskan seharusnya IMB diurus terlebih dahulu, karena untuk mendapatkan IMB memerlukan beberapa tahap, salah satunya harus mendapatkan  izin analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Setelah itu, tambah Tatang, baru melangkah untuk mengajukan IMB di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang, “Dalam proses mendapatkan IMB itu juga tidak mudah, karena konstruksi pembangunannya harus diajukan pula ke Perkim agar dilakukan pengkajian,” kata dia.

BACA JUGA: Warga Poris Plawad Indah Minta Pemkot Tangerang Hentikan Pembangunan Perumahan Cluster Mutiara Kencana

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Perizinan Pembangunan pada DPMPTSP Kota Tangerang, Nana Cisyana mengatakan, pihaknya belum pernah menerima pengajuan IMB dari perumahan tersebut.

“Sudah saya cek, ternyata perumahan itu belum pernah mengajukan IMB sama sekali,” kata Nana dengan singkat.

BACA JUGA: DPRD Minta Pemkot Tangerang Segel Pembangunan Perumahan Cluster Mutiara Kencana

Samahalnya dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Tihar Sofyan. Ia mengatakan pihak Perumahan Cluster Mutiara Kencana Poris Plawad belum pernah mengajukan Izin Amdal. “Jangankan sudah ijin, daftar juga belum pernah,” tandas dia. Padahal, tambah Tihar, Izin Amdal itu merupakan dasar untuk mendirikan sebuah pembangunan.

Camat Cipondoh Kota Tangerang, Rizal Ridholloh merasa kaget ketika mendengar pihak perumahan sudah mengurug lahan tersebut hingga mencapai 90 persen lebih. “Dari awal pengurukan itu saya sudah minta untuk dihentikan, karena izinnya memang belum ada,”kata dia. 

Sedangkan Lurah Poris Plawad Indah, Kundarto yang diduga banyak tahu atas dilanjutkannya proyek pembangunan tersebut, sulit ditemui. Bahkan ketika dihubungi dan di whatsApp hanya dibaca dan tidak merespon

Dikonfirmasi masalah tersebut, Juru Bicara Perumahan Cluster Mutiara Kencana, Mu’min mengatakan jika ada warga yang merasa resah atau keberatan atas pembangunan  perumahan itu datang kepadanya. ”  Suruh datang aja ke saya,” tukasnya.

Begitu juga ketika disinggung soal Izin perumahan, ia mengatakan semua perumahan yang ditanganinya sudah berizin. “Perijinan di Kantor saya banyak, saya bangun cluster sudah 15 tahun,” cetusnya dengan singkat melalui aplikasi whatsApp.

Berdasarkan pemantauan di lokasi, rasa kekuatiran masyarakat yang tinggal di sekitar pembangunan perumahan tersebut akan terjadi banjir terbukti. Genangan air setinggi 30 cm lebih menggenangi jalan di pemukiman mereka pada saat turun hujan Kamis (4/11) sore lalu. ” Ini hujan baru sesaat, gimana kalau hujannya berjam-jam,” kata Beni warga setempat.

Sebelum ada perumahan, kata dia, bila hujan turun lebih satu jam, air menggenang di jalanan. Apalagi setelah perumahan itu berdiri. ” lokasi perumahan ini dulunya jadi lahan resapan air, itupun bila hujan turun masih  banjir. Bagaimana jika lahan itu dibangun dengan ketinggian satu meter lebih di atas pemukiman warga, pasti banjir semakin tinggi,” kata dia. (Aan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.