Tak Ada Perlintasan, Warga Patia Pandeglang Bangun Jembatan Bambu

  • Whatsapp
jembatan bambu
Warga Desa Idaman, Kecamatan PAtia, Kabupaten Pandeglang, Banten, gotong royong bangun jembatan bambu.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Puluhan warga Desa Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Banten, membangun jembatan dari pohon bambu. Pembangunan jembatan karena jembatan sebelumnya hanyut terbawa banjir.

Diketahui, jembatan bambu yang dibangun warga di atas Sungai Ciliman, Kecamatan Patia itu, memiliki panjang sekitar 40 meter dengan lebar kurang lebih 1 meter persegi. Sebelumnya, jembatan yang hanyut diterjang banjir tahun lalu, juga terbuat dari bambu.

Bacaan Lainnya

“Jembatan itu menghubungkan Kampung Kubang Ceri Desa Idaman menuju Kampung Jati, Desa Cimoyan, Kecamatan Patia,” kata Kepala Desa (Kades) Idaman, Kecamatan Patia, Ilman, Kamis (5/3/2020).

Dia mengakui warganya tengah membangun jembatan dari pohon bambu, sebagai perlintasan Sungai Ciliman. Sebab jembatan yang dulu telah hanyut terbawa banjir. “Jembatan bambu yang dibuat warga itu sepanjang 40 meter, karena Sungai Ciliman cukup lebar. Yang penting ada perlintasan dulu buat warga,” katanya.

BACA JUGA:

. DPRD Pandeglang Minta Kontraktor Jembatan Cicadas Di-Blacklist

. Bupati Pandeglang Ajak Warga Tangkal Virus Corona Lewat PHBS

Menurutnya, jembatan tersebut sangat dibutuhkan warga, karena selain menuju ke lahan pertanian juga menghubungkan dua desa di Patia, yakni Desa Idaman dan Cimoyan. “Mudah- mudahan jembatn bambu itu bisa memudahkan warga dalam beraktivitas,” tuturnya.

Kades berharap pemerintah bisa membangunkan jembatan permanen. Sehingga warga bisa lebih mudah dalam mengangkut hasil pertaniannya. Sebab jembatan bambu itu tidak bisa dilintasi kendaraan, hanya bisa dilalui pejalan kaki.

“Kami berharap jembatan permanen, supaya bisa dilalui kendaraan roda dua,” harapnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.