Tahun Depan, Pemkot Serang Bangun Dua Sekolah Baru

  • Whatsapp
proyek sekolah
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang, Wasis Dewanto.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Pemerintah Kota Serang, Banten sudah menganggarkan pembangunan dua Unit Sekolah Baru (USB) dalam APBD 2020 yang baru diselesaikan beberapa waktu lalu. Meski APBD belum melalui tahap pengevaluasian dari Gubernur Banten, namun Pemkot Serang optimis pada tahun ajaran baru 2020 dua sekolah baru tersebut sudah bisa digunakan.

Dalam APBD 2020, Pemkot Serang mengalokasikan anggaran sebesar Rp4,50 miliar untuk pembangunan dua USB yang berlokasi di Kecamatan Karangantu dan Kecamatan Cipocok Jaya. Pembangunan itu dinilai sangat mendesak, mengingat tuntutan sistem zonasi dari pemerintah pusat yang menjadikan ukuran jarak sebagai pertimbangan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Bacaan Lainnya

“Di dua lokasi itu jaraknya cukup jauh dari SMP Negeri. Di Karangantu misalnya, jarak ke SMPN 5 dan 16 yang berada di Kecamatan Kasemen cukup jauh, makanya kami fasilitasi pembangunan USB. Begitu pula di Cipocok,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, Wasis Dewanto, Jumat (29/11/2019).

BACA JUGA:

. Kepala Sekolah dan Guru Harus Cegah Kekerasan Seks Terhadap Anak dan Perempuan

. Wabup Pandeglang Akui Proyek Sekolah Lebih Baik Swakelola

. Ciptakan SDM Unggul, Pemkot Tangerang Bangun Beberapa Fasilitas Sekolah

Wasis menambahkan, Kecamatan Cipocok merupakan kawasan terbuka baru yang berkembang karena banyak terdapat perumahan, sedangkan akses ke sekolahnya yang terdekat hanya SMPN 24 di belakang Polda Banten. Sehingga berdasarkan kajian dianggap perlu adanya USB baru.

“Untuk DED-nya sudah ada. Pengesahan sudah, Mudah-mudahan Januari nanti sudah mulai dilelang,” katanya.

Normal pengerjaan proyek konstruksi biasanya memakan waktu sekitar 180 hari atau enam bulan. Jika tidak mampu terselesaikan sampai tahun ajaran baru, Pemkot Serang berencana akan menggunakan fasilitas lainnya untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sampai selesai pengerjaan USB.

“Fasilitas kami banyak yang bisa digunakan untuk KBM sementara. Jangan sampai karena mengejar target tahun ajaran baru dipakai, pengerjaannya menjadi asal-asalan,” ujarnya.

Berdasarkan data jumlah siswa pelajar di wilayah Pemkot Serang mencapai 9.000 siswa. Data itu gabungan dari sekolah negeri dan swasta. Pemkot Serang juga mengaku siap jika pemerintah pusat merekomendasikan untuk menambah USB baru lagi, tentunya berdasarkan kajian yang mendalam.(Luthfi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.