Tahun Ajaran Baru Sudah Dimulai, Bupati Tangerang Larang Kegiatan Tatap Muka di Sekolah

  • Whatsapp
Ilustrasi sekolah
Ilustrasi.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM — Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar melarang adanya kegiatan tatap muka dalam proses pembelajaran di sekolah pada Tahun Ajaran Baru 2020/2021 yang sudah dimulai sejak 13 Juli 2020. 

Zaki menegaskan, semua kegiatan di sekolah harus dilakukan secara daring atau online termasuk pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Kata dia, hal itu sudah diatur melalui SKB Empat Menteri tentang Panduan Pembelajaran Tahun Ajaran Baru di Masa Pandemi Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Bila ada ditemukan sekolah yang tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka, maka sekolah tersebut akan kita tinjau izin operasionalnya dan bila sekolah negeri melaksanakan maka kita tinjau SK pengangkatan sebagai Kepala Sekolah,” kata Bupati Zaki, Selasa (14/7/2020). 

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Syaefullah mengatakan, meskipun berdasarkan kalender Tahun ajaran baru pada 13 Juli 2020 ada Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) akan tetapi sekolah tidak diperbolehkan menggelar KBM maupun MPLS dengan metode tatap muka. 

BACA JUGA: Disdik Kabupaten Tangerang Keluarkan Surat Edaran Pencegahan Covid19 Pada Satuan Pendidikan

“Karena ada SKB empat menteri sebagai panduan pembelajaran tahun ajaran baru di masa pandemi Covid-19, semuanya dilakukan secara online,” serunya 

Terkait daftar ulang sekolah, ia melanjutkan, bahwa pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020/2021 di wilayah Kabupaten Tangerang dilaksanakan selama tiga hari mulai dari tanggal 13 s.d 15 Juli 2020, dengan memperhatikan protokol kesehatan Covid-19.

Ia menjelaskan, untuk kegiatan lanjutan PPDB di SDN dan SMPN Kabupaten Tangerang dilaksanakan Pendaftaran Ulang Siswa Baru secara langsung, sesuai dengan aturan PPDB bagi siswa yang diterima dengan membuktikan Persyaratan PPDB, membawa fotocopy/ bukti upload yang telah dilaksanakan secara Online.

“Tetapi daftar ulang dilaksanakan dengan perhatikan protokol kesehatan dengan baik, tidak berkerumun, jaga jarak, pakai masker dan disiapkan cuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer di sekolah,” jelasnya.

Kata dia, daftar ulang siswa baru harus menggunakan sistem sesi atau gelombang, tujuannya tentu saja, untuk menghindari kerumunan dan menjaga protokol kesehatan di sekolah.

”Setiap siswa hanya 1 hari sesuai jadwal, selanjutnya proses pembelajaran daring/online,” katanya.

BACA JUGA: Bupati Tangerang Keluarkan Perbup PSBB

Adapun untuk sistem sesi atau gelombang yang digunakan selama pelaksanaan kegiatan daftar ulang mulai tanggal 13-15 Juli 2020:

  1. Sesi pertama, Pukul 07.30 – 08.30 WIB
  2. Sesi kedua, Pukul 09.00 – 10.00 WIB
  3. Sesi ketiga, Pukul 10.30 – 11.30 WIB
  4. Sesi keempat,Pukul 13.00 – 14.00 WIB. (Ricky/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.