Suspect Covid-19, Dosen UMT Dirawat di Rumah Sakit Rujukan di Jakarta Utara

  • Whatsapp
Dosen UMT Suspect Covid-19
Ahmad Amarullah

TANGERANG, REDAKSI24.COM—Setelah sempat viral di media sosial, Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Ahmad Amarullah membenarkan adanya salah seorang dosen UMT yang menjadi salah satu orang dengan suspect Covid-19.

“Kami konfirmasi bahwa benar salah satu dosen kami 80 persen suspect Covid-19,” ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Jumat (20/3/2020).

Bacaan Lainnya

Amarullah menjelaskan, saat ini dosen tersebut masih dalam perawatan tim medis di sebuah rumah sakit rujukan yang ada di wilayah Jakarta Utara. Namun demikian dia memastikan saat ini kondisi dosen tersebut dipastikan sudah mulai membaik.

“Sudah mulai membaik dengan suhu tubuh saat ini 36,4 derajat celcius. Maka, atas dasar tersebut keluarganya mengharapkan pengertian para kolega dan awak media agar dapat menjaga privasi untuk mempercepat kesembuhan,” harapnya.

BACA JUGA:

DPRD Kota Tangerang Gelar Rapat Paripurna Melalui Video Conference

Antisipasi Covid-19, PT MMS Sterilisasi Gardu Tol Tangerang-Merak

Menurut Amarullah, ihwal adanya perawatan yang dilakukan dikarenakan yang bersangkutan merasakan gejala – gejala Covid-19.

“Jadi, menutur teori siklus masa inkubasi COVID-19, diperkirakan yang bersangkutan sudah terpapar COVID-19 sejak 4 Maret 2020 di luar kampus UMT,” jelasnya.

Sementara itu Humas UMT Agus Christian, berharap kepada mahasiswa ,dosen staf serta masyarakat untuk tidak panik terkait adanya kabar salah satu dosen UMT yang menjadi salah satu orang dengan suspect COVID-19. Menurut Agus saat ini pihak kampus sedang dalam keadaan ikhtiar untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan menerapkan sistem perkuliahan online selama dua pekan, mulai 16-29 Maret 2020.

Selain itu, pelaksanaan praktik internal maupun eksternal juga diberhentikan sementara serta menunda penyelenggaraan acara yang mengundang banyak orang.

Agus juga mengatakan dalam upaya menekan peredaran Covid-19, pihak UMT juga menyediakan hand sanitizer di sejumlah titik fasilitas umum kampus UMT dan melengkapi petugas di setiap pintu masuk utama kampus dengan alat pengukur suhu tubuh.

“Mahasiswa diimbau tetap di rumah dan terapkan pola hidup Islami dengan mengutamakan kebersihan,” pungkasnya.(Iqbal/Rikhi/Hendra).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.