Susi Pudjiastuti Ikut Serukan Tolak Rencana Impor Beras 1 Juta Ton

oleh -
susi pudjiastuti,tolak,impor beras,perum bulog,petani,panen raya
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Susi Pudjiastuti/Antara.

JAKARTA, REDAKSI24.COM–Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti ikut menyuarakan penolakan terhadap rencana pemerintah melakukan impor beras 1 juta ton.

Susi Pudjiastuti menyerukan penolakan dibukanya keran impor beras oleh pemerintah melalui akun media sosial Twitter miliknya yang dilakukan beberapa hari terakhir.

Dalam unggahan tweet Susi Pudjiastuti, Selasa (23/3/2021), Susi tolak rencana pemerintah tersebut lantaran dinilai bisa merugikan petani yang sedang dalam masa panen raya.

Susi mengikuti isu rencana kebijakan impor beras sejak beberapa waktu lalu dengan memposting ulang berita-berita terkait hal itu ataupun mengomentarinya secara langsung melalui “kicauannya”.

Tweet Susi ditujukan kepada Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso, ataupun Menteri Perdagangan Muhammad Luthfi.

“Pak Buwas, panen tahun ini sangat bagus .. jangan mau untk impor …please fight Pak Buwas Beberkan 2 Menteri Jokowi yang Perintahkan Impor Beras,” tulis Susi dalam tweet-nya yang diunggah 18 Maret dengan menautkan berita keterangan Dirut Bulog Budi Waseso.

Selain memberikan dukungannya kepada Dirut Perum Bulog, Susi juga menyampaikan dukungannya kepada Menteri Pertanian agar terus berjuang membela kesejahteraan petani.

“Ayo Pak Mentan, jangan mengalah.. ayo bersama petani Pak Yasin. Jangan hancurkan produksi mereka Tak Bisa Tolak Impor Beras, Mentan SYL Minta Maaf ke DPR,” cuit Susi mengomentari berita mengenai keterangan Menteri Pertanian, diunggahnya pada 21 Maret.

Susi juga menyampaikan pendapatnya yang ditujukan untuk Menteri Perdagangan.

“Pak Mendag, Sekarang ini sedang Panen Besar/ Panen raya .. Mendag Jamin Tak Impor Beras Saat Panen Raya,” cuit Susi mengomentari berita Menteri Perdagangan pada 19 Maret.

Susi juga terpantau menyoroti isu rencana pemerintah mengimpor garam.

Dia menilai impor garam yang berlebihan akan merusak harga garam di level petani garam.

“Garam impor tidak boleh lebih dr 1,7 Jt Ton .. kalau lebih harga garam petani kita akan hancur .. lagi … please !Ini Alasan Pemerintah Putuskan Impor Garam 3 Juta Ton,” cuit Susi tanggal 21 Maret. (Antara/ejp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.