Sungai Cisuakan Meluap, Harta Benda Warga Cibaliung Pandeglang Hanyut

  • Whatsapp
Sejumlah warga Desa Cibingbin, Kecamatan Cibaliung, Pandeglang, menyelamatkan harta bendanya saat rumahnya diterjang banjir Minggu (26/4/2020 malam .
Sejumlah warga Desa Cibingbin, Kecamatan Cibaliung, Pandeglang, menyelamatkan harta bendanya saat rumahnya diterjang banjir Minggu (26/4/2020 malam.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM—Di tengah bencana pandemi covid-19, sejumlah warga warga Desa Cibingbin, Kecamatan Cibaliung, Pandeglang, dilanda bencana banjir, Minggu (26/4/2020 malam.

Bencana banjir yang melanda sebagian permukiman warga di desa tersebut, diakibatkan dari luapan air Sungai Cisuakan yang berada di wilayah tersebut. Akibat bencana itu, sejumlah korban terpaksa harus kehilangan harta bendanya.

Bacaan Lainnya

Menurut informasi yang berhasil dihimpun, ada sebanyak 4 rumah dan 1 gudang padi milik warga yang terendam banjir, dengan ketinggiang air melebihi lutut orang dewasa. Akibat banjir itu, sebanyak kurang lebih 50 karung padi milik warga hanyut terbawa banjir.

BACA JUGA:

Larangan Parkir di Pasar Badak Pandeglang Tak Berjalan Efektif

Perawat dan Keluarga PDP Meninggal di Pandeglang Jalani Isolasi Mandiri

Salah seorang korban banjir, Ati Setiawati mengaku, banjir yang melanda itu tak hanya merendam rumahnya. Akan tetapi, sebagian harta benda miliknya juga raib terbawa air.

“Padi saya sebanyak 9 karung, kulkas, televisi, lemari pakaian dan sebagian isinrumah hanyut. Adapun kerugian materi yang saya alami, mencapai puluhan juta rupiah,” ungkapnya.

Sementara, Sekretaris Desa Cibingbin, Karna Ardianyah mengatakan, bencana banjir yang melanda wilayahnya, membuat sebagian warganya alami kerugian materi, karena harta benda milik warga banyak yang hanyut terbawa banjir tersebut.

“Intensitas hujan yang terjadi sejak sore hingga malam hari cukup tinggi. Sehingga membuat air Sungai Cisuakan meluap kepermukaan dan merendam sejumlah permukiman warga,” katanya.
Pihaknya juga sudah melaporkan kekadian itu kepada pihak Pemkab Pandeglang, dengan harapan agar para korban banjir segera mendapatkan bantuan dari pemerintah.

“Saat ini kondisi air sudah mulai surut dan para korbanpun sementara wakty dievakuasi ke rumah – rumah warga terdekat yang tidak terdmapak banjir,” tandasnya. (Samsul Fathoni). (Hendra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.