Suku Adat Baduy Kembali Menutup Diri Bagi Masyarakat Luar

  • Whatsapp
Suku Adat Baduy
Tetua Adat Baduy, Jaro Saija.

LEBAK, REDAKSI24.COM – Wabah Covid-19  atau Corona mengakibatkan suku adat Baduy kembali menutup diri terhadap dunia luar,  khususnya bagi para wisatawan. Hal tersebut  dilakukan  untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Desa Kanekes,  Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten.

Tetua Adat Baduy,  Jaro Saija mengatakan,  Baduy menutup sementara untuk dikunjungi para wisatawan. Dan penutupan itu belum diketahui sampai kapan  batas waktunya. Mengingat kasus positif  Covid-19  yang terus bertambah. 

Bacaan Lainnya

Namun, kata dia, pihaknya juga tidak menolak atas kehadiran para wisatawan tersebut berkunjung ke daerah itu. Asalkan yang bersangkutan membawa surat keterangan  sehat dan menerapkan protokol  kesehatan  dengan memakai masker, dan tidak bermai-ramai.

“Wisatawan yang hendak berkunjung ke sini, wajib bawa surat keterangan sehat.  kalau tidak,  maka kami tidak akan mengizinkan mereka  untuk masuk ke Baduy. Dan warga Baduy juga dilarang bepergian ke kota,  terkecuali ada urusan mendesak, ” kata Jaro Saija, yang juga kepala Desa Kanekes,  Sabtu (20/6/2020).

Untuk mengantisipasi masuknya wisatawan yang tanpa melengkapi diri dengan surat keterangan sehat tersebut, kata Jaro Saija, pihaknya akan terus berkoordinasi  dengan aparat setempat agar melakukan pemeriksaan terhadap para wisatawan yang hendak memasuki wilayah adat baduy.

Sementara untuk ritual adat sendiri, seperti ritual upacara adat pembukaan lahan dan lain-lainnya akan tetap dilakukan. “Ada ritual yang dilakukan,  soalnya disini kalau sudah waktunya (ritual), upacara tidak bisa ditinggalkan,  tetap  harus berlangsung.  Seperti upacara penutupan  lahan, atau Nyecer Serang namanya, itu wajib dilaksanakan. Termasuk apabila ada masalah di Baduy, wajib dimusyawarahkan,” pungkasnya. 

Untuk diketahui, wilayah adat Baduy dan seluruh  destinasi  wisata di Kabupaten  Lebak ditutup sementara  hingga batas waktu yang belum ditentukan.  Hal tersebut tercantum dalam Surat Edaran (SE) Dispar Lebak Nomor 556/194/Dispar/2020 tentang penutupan seluruh destinasi  wisata dan tempat hiburan di Lebak  sampai batas waktu yang belum ditentukan. (Yusuf/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.