SPSI Kabupaten Tangerang Siapkan Bantuan Hukum Pada 4 Orang Tersangka Penganiayaan Saat Demo

  • Whatsapp
Ilustrasi buruh tersangka dalam penganiayaan.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM — Ketua SPSI Kabupaten Tangerang Imam Sukarsa menyayangkan 4 orang buruh menjadi tersangka atas kasus tindakan kekerasan terhadap dua karyawan PT IKAD saat aksi demo buruh menolak RUU Cipta Karya di Kawasan Industri Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Selasa (3/3/2020) lalu.

“Ya pastinya sangat disayangkan,” ujar Imam Saat dikonfirmasi oleh Redaksi24.Com

Bacaan Lainnya

Menurut dia, kejadian tersebut sebenarnya hanya gesekan antar sesama serikat pekerja dampak dari semangat para buruh, termasuk dirinya sebagai ketua SPSI menyuarakan aspirasinya agar didengar oleh pemerintah.

“Seharus cukup damai aja..ga usah sampai proses,” kata dia

BACA JUGA:

Polisi Tetapkan 4 Orang Tersangka Dalam Kasus Pengeroyokan Buruh Saat Demo di Tangerang

Anggota DPR RI Sayangkan Terjadinya Kekerasan Yang Dilakukan Buruh Saat Demo di Tangerang

Ia menerangkan, jika pada saat melakukan aksi demonstrasi menolak Undang Undang Omnimbus Law tersebut situasi sangat terkendali. Hanya saja karena ada miss komunikasi antara buruh dengan pimpinan sehingga terjadi peristiwa seperti itu.

“Sebenar nya sudah bagus hanya mungkin intruksi para pimpinan ke akar rumputnya sedikit miss komunikasi,” tutur Imam

Ia menambahkan, saat ini pengurus serikat pekerja sudah menyiapkan bantuan hukum melalui LBH Yustek untuk memberikan pembelaan kepada 4 orang anggota serikat pekerja yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Tangerang.

“Semoga saja kawan-kawan yang di dalam secepatnya dikeluarkan. Mereka hanya melakukan Penolakan RUU OBL saja,” tukasnya (Ricky/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.