Sopir Truk Tronton Pelanggar Verboden Diserahkan ke Satlantas Polres Pandeglang

  • Whatsapp
sekda pandeglang
Sekda Pandeglang, Pery Hasanudin menegur sopir truk tronton yang melanggar rambu lalulintas.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Berkas sopir truk tronton yang dihadang Sekda Pandeglang, Banten, Pery Hasanudin karena melanggar jalur verboden di Jalan Raya Saketi, Kecamatan Saketi, Pandeglang, sudah diserahkan ke Satuan Lalulintas Polres Pandeglang, untuk ditindaklanjuti sesuai hukum.

Menurut Pery Hasanudin, akibat tidak disiplinnya pengendara truk tronton yang menerobos verboden, pihaknya mengambil tindakan dengan menghadang dan memberikan teguran, serta menyerahkan surat-surat kelengkapan kendaraan kepada pihak petugas Satlantas Polres Pandeglang.

Bacaan Lainnya

“Berkas pengendara truk tronton sudah diserahkan ke Satlantas Polres Pandeglang, penyerahan dokumen kendaraan itu langsung diantarkan ke pos Polisi di Alun-alun Pandeglang,” ungkap Sekda melalui sambungan telepon, Sabtu (7/12/2019).

BACA JUGA:

. Aksi Sekda Pandeglang, Hadang Pengendara Truk Tronton

. Warga Tigaraksa Tewas Terlindas Truk Tronton

. Tegakkan Regulasi, Dishub Gencar Razia Truk Tanah

Dikatakannya, adanya ketidakdisiplinan pengendara tersebut, membuat lalulintas di jalur itu macet dan menggangu pengendara lainnya. “Ada dua kendaraan truk, satu tidak ada STNK dan yang satu lagi SIM-nya tidak jelas,” kata Sekda.

Selain menerobos verbiden dan parkir di bahu jalan, pengendara tersebut sering jalan konvoi dan bermuatan overload. Maka pihaknya meminta petugas terkait harus tegas agar pengendara truk over tonase tidak melakukan pelanggaran lagi.

“Mestinya kendaraan besar itu diizinkan pada malam hari saja. Terus pada hari Minggu stop dulu, karena hari libur dan aktivitas lalulintas padat,” ujarnya.

Terpisah, Kanit Turjawali Polres Pandeglang, Ipda Darwin Khairul Syafari membenarkan, kalau Sekda Pandeglang telah menyerahkan dokumen pengendara truk tronton yang sempat dihadang oleh Sekda di jalur Saketi.

“Benar, saya menerima laporan dari anggota Lantas yang lain bahwa ada Pak Sekda menyerahkan dokumen kendaraan dan sopir truk tronton, yang telah melanggar verboden,” tuturnya.

Pihaknya juga sudah melakukan tindakan lebih lanjut, yakni dengan membuatkan surat tilang bagi pengendara truk tersebut. Namun surat tilang itu belum diterima oleh sopir truk, karena hingga saat ini sopir tersebut belum datang ke kantornya.

“Alamat perusahaannya di Jakarta, namun karena tidak ada nomor yang bisa dihubungi, akhirnya surat tilang ini belum diterima oleh pihak perusahaan atau sopir. Selain itu sopit truknya juga kami tidak tahu entah ada dimana,” jelas Ipda Darwin.

Adapun langkah selanjutnya terkait persoalan tersebut, tambah Ipda Darwin, pihaknya akan melakukan razia secara rutin di jalur tersebut. “Kedepan kami akan melakukan razia rutin, supaya para pengendara di jalur itu tertib lalulintas,” tandasnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.