Sopir Ambulan Keluhkan Bayar Rapid Test di Pelabuhan Merak

  • Whatsapp
Sopir ambulance harus bayar rapid tes bila mau nyebrang di pelabuan Merak.

BANTEN, REDAKSI24.COM – Sopir ambulance pengangkut jenazah mengelukan adanya biaya rapid test yang dilakukan oknum saat hendak melakukan penyeberangan di Pelabuhan Merak, Kamis (14/5/2020).

Sejatinya menjalankan tugas, para pembawa jenazah ini geram dengan ulah oknum yang mematok tarif untuk dilakukan rapid test. Mereka sebelum masuk ke Pelabuhan Merak harus menjalani pemeriksaan rapid test.

Bacaan Lainnya

Padahal, mereka jelas memiliki tujuan sebagai pembawa jenazah. Namun ironisnya, aturan ini hanya dilakukan pada mereka namun bagi sopir truk aturan ini tidak berlaku.

“Saya sudah dari jam 8 pagi mengantri. Dan akhirnya dibawa ke klinik untuk lakukan rapid test agar bisa menyebrang,” ungkap H salah satu sumber Redaksi24.com.

Saat itu lanjut H, mereka dibawa langsung ke Klinik Merak Medika Utama untuk menjalankan rapid test. Selanjutnya mereka juga dipaksa untuk merogoh kocek untuk membayar test tersebut.

“Ya kita bayar. Kalau sudah bayar baru bisa masuk beli tiket, padahal polisi sudah membela tapi tetap harus dilakukan rapid test,” ucapnya.

Dia menyesalkan upaya yang dilakukan pada petugas pengangkut jenazah ini. Terlebih lagi pihak keluarga yang tengah berkabung juga dipaksa untuk membayar rapid test ini.

“Ya keluarga juga bayar. Dan dari Bakauheuni ke Merak juga kami diminta untuk rapid test juga,” pungkasnya. (Iqbal/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.