Soal Virus Corona, Dinkes Kota Serang Tidak Rekomendasikan Masker

  • Whatsapp
masker
Ilustrasi

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang, Banten mengaku sudah menyebarkan surat edaran kepada seluruh instansi pemerintahan dan masyarakat untuk melakukan pencegahan virus corona.

Surat edaran tersebut berisi himbauan bila ada warag yang merasakan gejala demam tinggi, sakit tenggorokan hingga sesak nafas untuk segera mengecek ke RS terdekat agar segera bisa ditangani.

Bacaan Lainnya

“Sesuai arahan wali kota terkait upaya pencegahan ke seluruh OPD, ke instansi yang sifatnya vertikal seperti ke Kemenag, kepolisian, lembaga pendidikan serta instansi masyrakat,” kata Kepala Dinkes Kota Serang, M. Ikbal kepada wartawan di kantornya, Rabu (4/2/2020).

Ia juga menyarankan kepada masyarakat untuk tidak khawatir, namun selalu waspada serta melakukan gaya hidup sehat. Sebab, kata dia, kekebalan tubuh dapat mencegah terjangkitnya virus corona.

“Hidup sehat itu dengan olahraga minimal 30 menit, serta makan makanan bergizi,” imbuhnya.

Selain itu, M Ikbal membenarkan Pemkot Serang sudah menyiapkan ruang isolasi bila ada warga yang suspect virus corona. Ruang isolasi itu terpusat di Rumah Sakit Derajat Prawira Negara (RSDP) Serang dan RSUD Kabupaten Tangerang.

“Ya betul, semua RS di Kota Serang sudah menyiapkan ruang isolasi untuk mengantisipasi corona. Semua RS wajib melayani masyarakat yang diduga dan sifatnya pemantauan,” ujarnya.

BACA JUGA:

. Satu Pasien RS Drajat Prawira Negara Serang Banten Suspect Corona

. Cegah Corona, Krakatau Posco Larang Jabat Tangan Antar Karyawan

. Kebutuhan Sembako Aman, Banten Siap Tangani Pasien Corona

Selain itu, Iqbal menyebut pihaknya tidak merekomendasikan masyarakat untuk menggunakan masker. Yang direkomendasi menggunakan masker itu, kata dia, pasien yang sedang dalam proses pengobatan. Kemudian tenaga kesehatan yang sedang melayani pasien.

“Masyarakat tidak perlu khawatir, tidak perlu ramai-ramai memborong masker. Yang dianjurkan kalau batuk atau bersin menutup mulut. Juga membiasakan mencuci tangan setiap selesai beraktivitas,” jelasnya.

M Ikbal juga meminta warga tidak panic, namun tetap waspada dengan menghindari tempat kerumunan. “Kalau harus kontak dengan mereka karena urusan pekerjaan, silahkan menggunakan masker, sebagai langkah antisipasi. Kalau ngga ya gak lerlu. Tidak direkomendasikan,” tagasnya.

M Ikbal mengakui virus kali ini termasuk baru bernama novel covid atau corona virus disis yang belum ditemukan vaksinnya. “Maka yang paling mudah adalah pencegahan dengan berprilaku hidup sehat sehari hari,” tandasnya.(Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.