Soal Revitalisasi Gedung Juang, Wali Kota Pertanyakan Dasar Penolakan DHD 45

  • Whatsapp
Gedung Juang
Wali Kota Serang, Syafrudin.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Wali Kota Serang, Banten Syafrudin menanggapi santai adanya penolakan Dewan Harian Daerah (DHD) 45 terhadap rencana revitalisasi Gedung Juang menjadi Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Serang.

DHD 45 menolak karena menilai revitalisasi akan menghapus nilai-nilai sejarah pada Gedung Juang tersebut. DHD 45 juga menyebut Pemkot Serang belum melakukan komunikasi terkait rencana tersebut. DHD 45 juga akan mengajukan pra peradilan untuk memperjuangkan agar Gedung Juang tidak direvitalisasi.

Bacaan Lainnya

Menanggapi hal tersebut, Syafrudin mengungkapkan, penolakan DHD harus ada dasarnya. Sebab, kata dia, Pemkot Serang juga bukan ingin mengubah Gedung Juang atau membongkar Gedung Juang, tapi hanya ingin memperbaiki.

“Kalau bangunan dibongkar saya juga tidak setuju. Tapi ini kan untuk diperbaiki,” kata Syafrudin kepada wartawan di Kantornya, Puspemkot Serang, Selasa (14/1/2020).

BACA JUGA:

. Revitalisasi Gedung Juang, Pemkot Serang Gandeng BPCB Banten

. Gedung Juang Jadi Kantor Arsip, DHD 45 Sebut Pemkot Serang Salah Kaprah

DHD 45 mau setuju atau tidak, menurut Syafrudin, pihaknya akan tetap melanjutkan rencana revitalisasi Gedung Juang. Syafrudin mengakui Gedung Juang juga akan dimanfaatkan menjadi Kantor DPK Kota Serang.

“Mau sepakat atau tidak, Pemkot Serang akan menjalankan tugas sebagai pemerintah. Saya kira kalau bermanfaat untuk masyarakat kenapa tidak,” imbuh Syafrudin seraya menegaskan rencana revitalisasi untuk kepentingan pemerintah bukan orang perorang.

Ditanya soal apakah HDH 45 pernah diajak komunikasi terkait rencana revitalisasi Gedung Juang, Syafrudin mengaku sudah, bahkan ikut menandatangani kesepakatan. Meski demikian, Syafrudin mengaku belum tahu secara teknis pertemuan antara DHD dan Pemkot Serang.

“Jika DHD 45 akan menempuh jalur pengadilan, silahkan,” tandasnya.(Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.