Soal Relokasi, Wali Kota Serang Diminta Jangan Kalah dengan PKL

oleh -
pkl
PKL memenuhi kawasan Stadion Maulana Yusuf Kota Serang, Banten.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Enggannya Pedagang Kaki Lima (PKL) Stadion Maulana Yusuf pindah ke Pasar Kepandean, mendapat tanggapan dari kalangan DPRD Kota Serang, Banten. Wakil rakyat meminta Wali Kota Serang jangan mau kalah dengan PKL.

Anggota DPRD Kota Serang dari Komisi I, Mukhtar Anam Efendi mengatakan, Pemkot Serang harus mengoptimalkan dalam penataan dan memungsikan Pasar Kepandean untuk penampungan PKL yang selama ini memenuhi kawasan Stadion Maulana Yusuf.

PKL, kata Mukhtar, hanya butuh kepastian tempat berusaha. “Selagi jelas penempatan dan optimalisasi Pasar Kepandean, maka tidak masalah, tinggal pemerintah menata dan memungsikan Pasar Kepandaean deangan maksimal,” katanya kepada Redaksi24.com saat dikonfirmasi, Selasa (3/11/2019).

BACA JUGA:

. Tak Mau Main Gusur, Wali Kota Serang Optimis PKL Pindah ke Pasar Kepandean

. Jika PKL Ogah Pindah, Disperindagkop Kota Serang Siap Angkat Tangan

. Soal Relokasi PKL, Wali Kota Serang Dinilai Langgar Perda

Pihaknya juga menyarankan Wali Kota Serang dalam penataan lokasi untuk PKL tidak mengabaikan factor kenyamanan, fasilitas serta arus tranportasi publik. “Kami rasa butuh komunikasi yang baik antara pemerintah dan PKL. Butuh proses dan kerjasama semua pihak dan pemerintah harus berani meyakinkan PKL,” imbuhnya.

Mukhtar Anam Efendi menegaskan, Pemkot Serang jangan lemah atau  mengalah dengan PKL. Upaya penataan PKL, kata dia, bisa dikoordinasikan dengan OPD terkait dengan disertai pendekatan persuasif.

“Saya rasa mental pemerintah harus kuat, jangan cemen. Kami rasa PKL hanya minta kepastian dalam berusaha,” tegasnya seraya meminta OPD terkait untuk kratif dan inovatif dalam memaksimalkan lahan relokasi PKL, dalam hal ini Pasar Kepandean.

“Kenapa di Kepandean sepi, padahal itu kan pasar? Pasar sepi menjadi persoalan, bagaimana pedagang mau mendapatkan untung, jika pengunjung tidak ada. Karena itu butuh sinergitas antar smeua pihak dalam mengoptimalkan Pasar Kepandean,” jelasnya.(Adi/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *