Soal Penutupan Transportasi, Pengelola Terminal Labuan Pandeglang Tunggu Instruksi BPTD

  • Whatsapp
terminal labuan pandeglang
Terminal Bus AKAP Labuan Pandeglang.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Pengelola Terminal Bus Labuan Pandeglang masih menunggu rekomendasi dari badan pengatur transportasi darat (BPTD) wilayah VIII Banten menyusul rencana Pemkab Pandeglang yang akan menutup sementara aktivitas terminal bus antar kota antar provinsi (AKAP) tersebut. Rencana penutupan untuk mencegah penyebaran covid-19 melalui jalur transportasi.

Koordinator Satuan Pelayanan TTA Labuan, Pandeglang, Lina Darlina mengaku, sebelumnya sempat diundang rapat bersama jajaran Pemkab Pandeglang, terkait upaya pencegahan penyebaran covid-19 melalui transportasi.

Bacaan Lainnya

Dalam rapat itu, membahas masalah transportasi AKAP jurusan Jakarta-Labuan yang hanya sampai di Terminal Kadubanen baik pemberangkatan ke Jakarta maupun yang datang dari Jakarta.

“Iya beberapa hari lalu saya diundang rapat di Pandeglang, kaitan dengan transportasi AKAP. Namun saya tidak bisa memutuskan sendiri, karena saya punya atasan yaitu BPTD Banten, jadi prinsipnya saya nunggu kesepakatan dari pihak BPTD,” ungkapnya, Senin (6/4/2020).

Menurutnya, secara pribadi dan kelembagaan pihaknya setuju  selama itu demi kemaslahatan bersama. Apalagi situasi sekarang ini sedang darurat, artinya upaya pencegahan penyebaran covid-19 itu untuk menyelamatkan masyarakat banyak.

“Saya nunggu intruksi secara vertikal. Tapi kalau Pemda Pandeglang mengeluarkan kebijakan itu, harus secpatnya dilakukan, agar wabah covid-19 itu tidak cepat menyebar,” katanya.

BACA JUGA:

. Petugas Polsek Cigeulis Pandeglang Minta Warga Tidak Gelar Resepsi Pernikahan

. Tingkatkan Sinergi Lawan Covid-19, Kapolres dan Wartawan Pandeglang Jemur Diri

. Dana Desa Menes Pandeglang Dialokasikan untuk Penanganan Covid-19

Sementara Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pandeglang, Tatang Muhtasar mengaku, rencana itu masih dalam proses pembahasan. Saat ini, pihaknya masih menunggu Surat Edaran (SE) Bupati Pandeglang.

“Memang rencananya dimulai tanggal 8 bulan ini. Langkah itu sifatnya sementara, karena sebagai upaya dalam pencegahan penyebaran covid-19. Namun kami masih menunggu SE Bupati,” ujarnya.

Untuk melakukan langkah itu, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan BPTD maupun dengan pihak perusahaan bus yang ada di Pandeglang. Bahkan pihak-pihak terkait juga dihadirkan pada saat rapat koordinasi pembahasan penutupan pengalihan bus AKAP.

“Kami juga sudah rapat bersama pihak terminal Bus Labuan, pengusaha bus, organda serta pihak terkait lainnya. Dalam melakukan pencegahan covid-19 ini, pemberangkatan dan pemberhentian bus hanya sampai Terminal.Kadubanen,” tandasnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.