Soal Penolakan Rapid Test, FSPP Kota Serang Minta Maaf

  • Whatsapp
rapid test kota serang
Presidium FSPP Kota Serang, Hasanuddin (kanan) bersama Wali Kota Serang, Syafrudin (tengah) memberi keterangan pers terkait penolakan rapid test.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kota Serang, Banten meminta maaf atas pernyataan sikap menolak rapid test yang dituangkan melalui video dan sempat viral di media sosial (Medsos) beberapa waktu lalu.

Presidium FSPP Kota Serang, Hasanudin mengatakan, pernyataan sikap menolak rapid test itu dilakukan secara spontanitas karena ada kekhawatiran sebagian warga terhadap kemungkinan terpapar virus covid-19.

Bacaan Lainnya

Selain itu, kata dia, sempat beredar kabar ada pihak tertentu yang belum diketahui statusnya akan melakukan rapid test massal terhadap para ulama, kyai dan santri di sejumlah pondok pesantren (Ponpes) Kota Serang.

“Kami tidak mempunyai pikiran macam-macam. Pernyataan itu hanya spontanitas untuk menghindari pihak-pihak tidak jelas yang hanya akan memanfaatkan situasi pandemi. Kalau yang dilaksanakan pemerintah, kami dukung demi kemaslahatan umat,” katanya di Puspemkot Serang, Senin (22/6/2020).

BACA JUGA: Positif Covid-19 Bertambah, Pemkot Serang Targetkan 22 Ribu Rapid Test

Sementara itu, Wali Kota Serang Syafrudin mengungkapkan, pernyataan penolakan untuk melakukan rapid test yang disampaikan sejumlah elemen masyarakat di Kota Serang terjadi hanya karena miss komunikasi.

BACA JUGA: Pemkot Serang Siapkan 9 Sanksi Bagi Pelanggar New Normal

Syafrudin menegaskan, rapid test bertujuan tidak lain untuk menekan penyebaran covid-19. “Ada misskomunikasi terkait rapid test, tapi ini harus dimaklumi sebagai dinamika sosial masyarakat,” ungkapnya.(Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.