Soal Pendampingan Hukum Sopir Ambulance, Bupati Tangerang Tunggu Keterangan Polisi

oleh -
Sopir Ambulance Puskesmas Balaraja
Ilustrasi Sopir Ambulance Puskesmas Balaraja

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM — Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengaku sudah membicarakan soal bantuan hukum bagi Junaidi (32), Sopir Ambulance Puskesmas Balaraja yang ditahan lantaran menabrak orang hingga tewas di kawasan Jalan Raya Serang, Tuntex Bojong, Kabupaten Tangerang, Banten, beberapa waktu lalu.

“Sudah dibicarakan tapi dinas (Dinkes,red) masih menunggu hasil dari polisi,” ungkapnya dalam pesan whats app yang diterima oleh Redaksi24.com, Jumat (24/1/2020).

Menanggapi soal Dinkes Kabupaten Tangerang dan Puskesmas Balaraja yang dinilai lepas tanggung jawab, orang nomor satu di Kabupaten Tangerang itu hanya menjawab pihaknya masih akan menunggu keterangan terkait hasil pemeriksaan dari kepolisian terkait kasus tersebut.

“Biar tunggu keterangan dari kepolisian yah,” imbuhnya.

BACA JUGA:

Puskesmas Balaraja Belum Berikan Bantuan Hukum Pada Sopir Ambulance Yang Tabrak Mati Korbannya

Soal Pendampingan Hukum Sopir Ambulance, Puskesmas Balaraja Akan Koordinasi Dengan Instansi Terkait

Sementara itu, kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Desi Dinar Dianti saat dihubungi mengklaim jika selama ini pihak Dinkes Kabupaten Tangerang sudah memberikan pembinaan kepada para sopir ambulance dengan baik dan benar.

“Pembinaan ke sopir ambulance tentang mengemudi yang baik dan benar sudah kami lakukan,” kata dia.

Namun saat ditanya apakah Dinkes Kabupaten Tangerang sudah mengambil langkah terkait bantuan hukum bagi Junaidi, Desi belum memberikan tanggapan apapun. (Ricky/Aan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.